Nadya Najwa Farikha (FEB '25), Kharisma Citra Dewi (FF '25), dan Andi Rizky Maulana Halik (FTMM '25

CHOIZ: Game ‘Pilihan Hidup’ Garapan Mahasiswa UNAIR Sabet Juara Nasional

40 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS — Berawal dari keprihatinan atas tingginya kasus seks bebas dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, tiga mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) merancang terobosan unik berupa game simulasi kehidupan. Lewat karya bertajuk CHOIZ: Consequence-Based Life Simulation Berbasis Behavioral Intervention, tim yang beranggotakan Nadya Najwa Farikha (FEB ’25), Kharisma Citra Dewi (FF ’25), dan Andi Rizky Maulana Halik (FTMM ’25) berhasil menyabet gelar juara dalam Lomba Business Model Canvas (BMC) Tingkat Nasional di Universitas Andalas pada Kamis (10/9/2026).

Game ini hadir membawa misi besar: memutus rantai pernikahan dini, seks berisiko, serta penyalahgunaan NAPZA melalui media yang dekat dengan keseharian generasi muda.

Masa remaja merupakan fase transisi yang penuh rasa ingin tahu dan dorongan mencoba hal baru. Namun, keterbatasan pemahaman sering kali mengarahkan mereka pada pengambilan keputusan yang berisiko. Nadya Najwa Farikha, perwakilan tim, menjelaskan alasan utama di balik pengembangan ide ini.

“Remaja itu berada pada fase yang sangat labil dan butuh edukasi pendamping. Di sisi lain, penggunaan gadget dan internet di kalangan remaja saat ini sangat tinggi. Kami melihat peluang besar untuk masuk lewat media yang paling dekat dengan keseharian mereka, yaitu aplikasi game interaktif,” ungkap Nadya.

Pernyataan tersebut selaras dengan data DetikHealth (2024) yang mencatat 59% remaja perempuan dan 74% remaja laki-laki usia 15–19 tahun pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat 312 ribu anak usia remaja terpapar narkotika. Di Jawa Timur saja, sekitar 69,36% dari 5,88 juta penduduk usia 10–19 tahun telah aktif mengarungi dunia maya.

Aplikasi CHOIZ merancang simulasi kehidupan bagi pemain yang memasuki rentang usia 15 hingga 21 tahun. Setiap tahunnya, pemain menghadapi berbagai skenario kasus yang menantang. Pilihan yang pemain ambil akan menghasilkan poin yang memengaruhi empat parameter utama: Kesehatan Mental, Pendidikan, Sosial, dan Masa Depan.

Uniknya, CHOIZ mengintegrasikan efek visual dinamis pada layar sesuai dengan kondisi mental pemain. Jika akumulasi poin mental menurun drastis, layar game akan memunculkan efek distorsi, vignette, camera shake, hingga glitch.

“Kami mengemas dampaknya secara visual. Semakin melemah kondisi kesehatan mental karakter akibat pilihan yang salah, semakin parah pula efek distorsi dan glitch pada layar. Di akhir simulasi, kami menyajikan akumulasi skor akhir lengkap dengan narasi penyemangat agar pemain bisa merefleksikan keputusannya,” tutupnya.

Penulis: Kharisma Citra Dewi

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top