Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar pelatihan ketiga dan uji coba pengembangan produk olahan pangan lokal bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Prafi, Manokwari

Ciptakan Bonana hingga Torille, TEP UNAIR Ajak UMKM Prafi Kembangkan Purwarupa Pangan Lokal dan Kemasan 

22 Views•3 minutes read

UNAIR NEWS – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar pelatihan ketiga dan uji coba pengembangan produk olahan pangan lokal bersama pelaku  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Prafi, Manokwari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal sekaligus memperkuat kapasitas usaha masyarakat melalui inovasi produk, rancangan kemasan, dan penerapan keamanan pangan.

Koordinator Produk, Gizi, dan Sosial, Soma Aditya Putra SGz menjelaskan pelatihan yang diikuti pelaku UMKM di prafi menghasilkan purwarupa produk olahan pangan lokal. Beberapa produk yang dikembangkan antara lain Bonana (abon jantung pisang), Tunamu (abon tuna dan jamur tiram), Gabus (kue gabus dengan ikan gabus), Stillo (stik bawang dengan tambahan lele), Keledi (emping keladi dengan lele), Torille (tortilla jagung lele), Sigaluh (bolu singkong gabus), Panala (panada keladi tuna), serta donat keladi. 

“Seluruh produk juga telah dilengkapi dengan prototipe kemasan dan desain label sebagai langkah awal untuk membangun identitas produk dan meningkatkan daya tarik tampilan,” ujarnya.

Selain purwarupa, pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman tentang perbaikan Standard Operational Production (SOP) produksi, sehingga minat pelaku usaha mulai tumbuh. Menurutnya, pelaku UMKM tidak harus memulai usaha dari nol, tetapi dapat mengembangkan variasi produk yang masih relevan dengan pengalaman dan pasar yang telah mereka kenal. 

“Seperti halnya Ibu Titi Umyati yang tertarik mengembangkan Torille dan Ibu Ratiyem yang melirik kue gabus serta abon tuna. Jadi, tahap ini masih awal dan perlu penyempurnaan resep, perhitungan biaya, serta pemenuhan perizinan,” tegasnya.

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar pelatihan ketiga dan uji coba pengembangan produk olahan pangan lokal bersama pelaku  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Prafi, Manokwari
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar pelatihan ketiga dan uji coba pengembangan produk olahan pangan lokal bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Prafi, Manokwari (Foto: Istimewa)

Soma memaparkan bahwa keberhasilan uji coba produk dapat terlihat melalui dua aspek peninjauan. Pertama, aspek organoleptik yang meliputi tampilan, rasa, tekstur, dan warna. Kedua, aspek kandungan gizi.

“Aspek pertama untuk memastikan produk dapat diterima konsumen dan aspek kedua menjadi upaya mengintegrasikan bahan pangan sumber serat dan protein ke dalam formulasi produk agar dapat menjadi alternatif camilan yang lebih sehat dan bergizi,” jelasnya.

Pada uji coba kedua, penilaian organoleptik skala 1–5 menunjukkan bahwa kue gabus dengan 30 persen ikan gabus dan abon tuna dengan substitusi 50 persen jamur tiram memiliki nilai relatif baik, disusul tortila jagung dengan 20 persen lele yang tergolong cukup baik. Di sisi lain, emping keladi dan stik bawang masih memerlukan reformulasi. 

“Kami belum melakukan uji laboratorium, tetapi berdasarkan pengamatan mandiri, produk kering yang tersimpan dalam wadah kedap udara rata-rata bertahan lebih dari satu bulan, sedangkan panada, donat, dan bolu bertahan sekitar tiga hari di lemari pendingin,” imbuhnya.

TEP Kelompok 19 berharap pengembangan ini dapat memperluas pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di Prafi sekaligus memberikan alternatif produk yang memiliki nilai tambah bagi pelaku UMKM.

“Antusiasme masyarakat cukup baik, terlihat dari lebih dari setengah produk yang kami bawa berhasil terjual. Ini menjadi respons positif awal bagi kami bahwa produk pangan lokal yang dikembangkan memiliki peluang untuk diterima oleh masyarakat, Pungkasnya.

Penulis: Putri Andini

Editor: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top