Universitas Airlangga Official Website

Delegasi UNAIR Tampil Kompetitif di Tegal Orienteering Race 3

UNAIR NEWS — Kawasan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Cacaban, Kabupaten Tegal, menjadi arena perlombaan orienteering bergengsi tingkat Nasional dalam ajang Tegal Orienteering Race 3 yang mulai digelar pada Sabtu (17/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Navigasi Indonesia (FONI) Tegal bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal.

Sebanyak 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi bertajuk Jateng Open yang terbuka untuk umum dan pelajar. Perlombaan menempuh jarak sekitar 6–10 km dengan dominasi medan trail di kawasan Waduk Cacaban menggunakan peta skala 1:10.000 dengan interval kontur 5 meter.

Universitas Airlangga (UNAIR) turut berpartisipasi dengan mengirimkan tujuh delegasi yang terbagi ke dalam kategori Umum Putri dan Umum Putra. Pada kategori Umum Putri, Nadya berhasil menempati posisi ke-9, Marselia posisi ke-11, dan Zalfa posisi ke-14, serta partisipasi dari Amira.

Di kategori Umum Putra, delegasi UNAIR juga menunjukkan performa kompetitif di tengah persaingan ketat peserta dari berbagai daerah. Hakim berhasil menempati posisi ke-41, Fikri posisi ke-44, dan Nur Alif posisi ke-45. Meskipun belum berhasil meraih podium juara, keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus ajang pengukuran kemampuan navigasi di level kompetisi nasional terbuka.

Sebelum race day, seluruh peserta mengikuti Technical Meeting yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2026, sebagai pembekalan teknis sekaligus pengenalan medan perlombaan. Kompetisi kemudian dilaksanakan keesokan harinya dengan format Middle Distance yang menuntut kecepatan, ketelitian membaca peta, serta kemampuan navigasi di medan alam yang menantang. .

Tegal Orienteering Race sendiri merupakan agenda rutin FONI Tegal yang menjadi salah satu kompetisi orienteering terbesar di Jawa Tengah. Tegal Orienteering Race 3 hadir sebagai edisi ketiga yang terus berkembang dari sisi jumlah peserta maupun kualitas penyelenggaraan, sekaligus menjadi bentuk komitmen Kabupaten Tegal dalam mengembangkan olahraga navigasi alam sebagai bagian dari potensi pariwisata dan prestasi olahraga daerah.

Kompetisi ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang pengalaman, keberanian, dan proses belajar menghadapi medan serta persaingan di tingkat nasional. Setiap titik kontrol yang berhasil diselesaikan menjadi bagian dari perjalanan untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya, sahut Zalfa Zahira Febriyani selaku saah satu perwakilan delegasi.

Penulis: UKM Wanala