Vestibular schwannoma (VS) adalah tumor jinak yang tumbuh dari sel Schwann di saraf vestibular. Tumor ini biasanya berkembang secara perlahan di kanal pendengaran internal dan dapat meluas ke sudut cerebellopontine (CPA), yang menyumbang 80-90% kasus tumor CPA. Gejala utamanya meliputi gangguan pendengaran, tinnitus, vertigo, dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tumor membesar hingga menekan batang otak. Insiden bilateral VS sangat jarang terjadi, hanya sekitar 0,8 kasus per 50.000 populasi, dan biasanya terkait dengan neurofibromatosis tipe 2 (NF2).
Pada laporan kasus ini, seorang pria berusia 24 tahun mengeluhkan gangguan pendengaran progresif yang dimulai dari telinga kanan, disertai sakit kepala, pusing, gangguan penglihatan, dan kelainan neurologis. Pemeriksaan MRI menunjukkan massa bilateral di CPA yang menekan otak kecil dan batang otak. Diagnosis VS bilateral ditegakkan setelah biopsi histopatologi usai dilakukan reseksi subtotal tumor di sisi kanan menggunakan pendekatan kraniotomi retrosigmoid.
Dalam manajemen VS, pilihan pengobatan bergantung pada ukuran tumor dan dampaknya terhadap struktur otak. Tumor stadium awal dapat diobservasi dengan pemantauan MRI, sementara stadium lanjut memerlukan intervensi seperti radiosurgery stereotaktik (SRS) atau pembedahan. Pada kasus ini, reseksi subtotal dipilih untuk mengurangi tekanan pada batang otak sekaligus mempertahankan fungsi saraf. Meskipun demikian, pendekatan ini meningkatkan risiko kekambuhan, sehingga pemantauan rutin melalui MRI setiap enam bulan sangat dianjurkan.
Diagnosis yang akurat berdasarkan riwayat klinis, pemeriksaan fisik, dan pencitraan radiologis sangat penting untuk menentukan penanganan yang optimal. Pendekatan subtotal memungkinkan pengurangan gejala sekaligus menjaga kualitas hidup pasien.
Penulis: Dr. Hanik Badriyah Hidayati, dr.,Sp.S
Baca juga: Cryosurgery dan Rekonstruksi Tulang untuk Pengobatan Tumor Tulang Ganas





