UNAIR NEWS – Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Antonius Widodo Mulyono membagikan strategi penguatan kapasitas diri mahasiswa dalam kuliah tamu di Aula Ternate Gedung ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B UNAIR pada Jumat (9/10/2026). Kuliah tamu bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter” ini berfokus pada pembentukan karakter tangguh generasi muda.
Kuliah tamu tersebut bertujuan menyiapkan mahasiswa merespons era BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible). Era tersebut menggambarkan kondisi dunia rapuh, pemicu kecemasan, tidak linier, dan sulit dipahami. Antonius menilai dinamika BANI kerap memicu fenomena post-truth di mana kebohongan yang diunggah terus-menerus dipercaya sebagai kebenaran. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki ketahanan mental dan kecerdasan berpikir yang kuat.
Dalam pemaparannya, Antonius menyoroti bahwa angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia saat ini baru mencapai kisaran 11 hingga 12 persen. Kondisi tersebut menempatkan mahasiswa pada posisi istimewa yang membawa tanggung jawab moral untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Mahasiswa tidak boleh pintar atau sejahtera sendirian, tetapi harus mampu berbagi kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar,” tegas Antonius.
Kecerdasan Asli dan Growth Mindset
Menjawab tantangan tersebut, Antonius menilai bahwa generasi muda bukan merupakan kelompok yang lemah. Ia menekankan pentingnya mengasah kecerdasan asli (originate intelligence) serta mengadopsi growth mindset agar mahasiswa mampu melihat kegagalan sebagai ruang untuk bertumbuh. “Saya tidak percaya Gen Z adalah generasi yang lembek. Gen Z bisa membuktikan bahwa mereka merupakan generasi yang tangguh,” ujarnya.
Selain aspek mentalitas, Antonius membeberkan pentingnya konsistensi sikap (attitude) dan integritas saat memasuki dunia kerja profesional. Ia menjelaskan bahwa tata kelola di BCA bertumpu pada nilai profesionalisme serta sistem meritokrasi murni tanpa melibatkan jalur nepotisme. “Sikap dan karakter Anda, bukan sekadar bakat atau kepintaran yang akan menentukan seberapa tinggi tingkat pencapaian Anda ke depan,” tambah Antonius.
Pada akhir, Antonius mengajak civitas academica UNAIR untuk berani mengambil peluang, baik melalui karier di industri maupun jalur kewirausahaan. Keberanian membangun usaha mandiri dinilai menjadi langkah nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui program Bakti BCA, perseroan berkomitmen terus mendampingi generasi muda untuk tumbuh menjadi Ksatria Airlangga yang adaptif, berintegritas, serta berdampak bagi Indonesia.
Penulis: Nabila Afifah Abida
Editor: Yulia Rohmawati
