Universitas Airlangga Official Website

Dorong Motivasi Berpendidikan, BBK UNAIR Gelar Sosialisasi Beasiswa

Achmad Mundir Wicaksono Memaparkan Sosialisasi Beasiswa Kuliah di Balai Desa Gedangkulut. (Foto: Istimewa)
Achmad Mundir Wicaksono Memaparkan Sosialisasi Beasiswa Kuliah di Balai Desa Gedangkulut. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) Universitas Airlangga berupaya untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Mereka menggelar sosialisasi beasiswa kuliah untuk muda-mudi, khususnya siswa SMA.

Mereka adalah Achmad Mundir Wicaksono (FTMM), Tsaqifah Izzatulhaq (FV), Ghina Laksta Ridha (FKp), Kharisma Desbi Yonanda Putri (FKp), Khafiyah Hikmah Rahmadhani (FK), Muhammad Mustalichul Fuat (FISIP), Nugroho Wahyu Chandradiningrat (FIB), dan Avrilia Talitha Gunawan (FV). Secara antusias, Achmad Mundir Wicaksono menyampaikan bahwa permasalahan ekonomi bukan lagi menjadi kendala untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Mundir dan kelompok KKN BBK Desa Gedangkulut menjumpai persoalan klasik masyarakat pedesaan, yaitu permasalahan ekonomi. Permasalahan tersebut memaksa muda-mudi desa untuk segera bekerja selepas menamatkan pendidikan sekolah menengah. Padahal, menempuh pendidikan tinggi dapat menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperluas kesempatan kerja.

“Akibat keterbatasan biaya, pemuda-pemudi di sini memilih langsung bekerja daripada harus meneruskan kuliah. Mereka bekerja sebagai buruh pabrik dan meneruskan pertanian atau sentra tenun keluarga,” ujarnya.

Melihat permasalahan tersebut, Mundir dan kelompoknya tergerak untuk mengadakan sosialisasi beasiswa kuliah. Kegiatan tersebut terlaksana pada Minggu (21/7/2024) di Balai Desa Gedangkulut. 

Mundir berperan sebagai pembicara pada sosialisasi tersebut. Ia memaparkan spesifikasi dan mekanisme beberapa beasiswa pendidikan tinggi, seperti KIP-Kuliah, Beasiswa Pendidikan Pemimpin Indonesia, dan Beasiswa Cendekia Muda. Tidak hanya itu, Mundir juga membagikan akun-akun media sosial yang aktif menyebarkan informasi beasiswa. Dengan demikian, muda-mudi Desa Gedangkulut akan senantiasa memperoleh informasi terbaru seputar beasiswa kuliah. 

Muda-mudi peserta sosialisasi tampak antusias dalam kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya menunjukkan minat yang tinggi terhadap pendidikan tinggi. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan seputar rincian pendaftaran beasiswa, mekanisme perkuliahan, bahkan terkait kesempatan pertukaran mahasiswa ke luar negeri.

“Saya melihat antusiasme yang tinggi dari peserta saat sharing session. Mereka bertanya berbagai hal seputar perkuliahan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa sebenarnya mereka menaruh minat yang tinggi, tetapi terhalang akan kondisi ekonomi,” terang Mundir yang menyayangkan keterbatasan ekonomi pada warga Desa Gedangkulut.

Tidak hanya memberikan informasi, Mundir berharap sosialisasi tersebut mampu membangkitkan semangat dan motivasi muda-mudi untuk bermimpi besar dan mengambil langkah nyata menuju pendidikan tinggi. Melalui beasiswa, mereka mampu meneruskan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Hal tersebut dapat membuka jalan bagi muda-mudi desa untuk menggapai mimpi-mimpi mereka, terlepas dari kondisi ekonomi yang membatasi.

Penulis: Elsa Hertria Putri

Editor: Khefti Al Mawalia