Universitas Airlangga Official Website

Dr. Tirta Dorong Anak Muda Bangun Multiple Income untuk Finansial Jangka Panjang

dr. Tirta Mandira Hudhi, MBA saat menyampaikan materi dalam seminar smart financial day. (Foto: Istimewa)
dr. Tirta Mandira Hudhi, MBA saat menyampaikan materi dalam seminar smart financial day. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Generasi muda perlu mulai membangun lebih dari satu sumber penghasilan untuk mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang. Merespon hal tersebut, Universitas Airlangga (UNAIR) bersama AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) mengadakan seminar interaktif yang dihadiri oleh Dr Tirta Mandira Hudhi MBA dalam kegiatan Smart Financial Day bertajuk PREPARING LONG-TERM ASSETS NOW!. 

Seminar interaktif yang berlangsung di Auditorium Ternate ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B pada Rabu (12/8/2026) tersebut sekaligus memberikan wejangan bagi para mahasiswa agar semakin melek finansial.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR Dr Ardianto SE Ak M Si CMA CA turut menyoroti pentingnya kesadaran finansial di kalangan generasi muda. Ia menyinggung masih maraknya penggunaan pinjaman online (pinjol) termasuk di kalangan mahasiswa dan usia 20-an.

“Penggunaan pinjaman online masih marak di kalangan mahasiswa dan anak muda usia 20-an. Karena itu, kesadaran dan kemampuan mengelola keuangan perlu dibangun sejak dini,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dr Tirta menjelaskan bahwa generasi muda tidak lagi dapat hanya mengandalkan satu profesi untuk mencapai kondisi finansial yang baik. Memiliki multiple profession maupun multiple income dapat menjadi pilihan untuk memperluas sumber pendapatan.

“Jangan pernah malu punya multiple income. Semakin banyak kamu punya sumber penghasilan, semakin kamu cepat mencapai financial freedom yang kamu mau.” tuturnya saat menyampaikan seberapa pentingnya anak muda memiliki multiple income.

Dr Tirta juga menyinggung bahwa privilege menjadi salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dari kondisi finansial seseorang. Setiap individu memiliki titik awal dan tantangan yang berbeda sehingga strategi dalam membangun kondisi finansial juga tidak selalu sama.

Selain memperluas sumber penghasilan, dr. Tirta menilai kemampuan mengelola gaya hidup juga penting. Peningkatan pendapatan perlu diimbangi dengan kemampuan memilah kebutuhan dan keinginan agar penghasilan tidak seluruhnya digunakan untuk konsumsi.

Lifestyle income itu copy mechanism. Selagi itu membuat kamu happy, jalani saja,” tuturnya.

Menurutnya, gaya hidup tetap perlu diimbangi dengan pola hidup sehat sebagai bagian dari persiapan jangka panjang. Kesehatan menjadi salah satu aset yang perlu dijaga bersamaan dengan upaya membangun kondisi finansial. 

Tidak hanya itu, ia menyebutkan bahwa critical thinking juga diperlukan dalam mengambil keputusan. Kemampuan tersebut diperlukan agar generasi muda tidak sekadar mengikuti tren, tetapi mampu mempertimbangkan kebutuhan dan konsekuensi dari setiap pilihan.

“Cita-cita akan jadi cita-cita kalau cuma angan-angan. Critical thinking is the key,” tegasnya.

Melalui Smart Financial Day, generasi muda diajak mulai mempersiapkan aset jangka panjang dengan membangun kemampuan, memperluas peluang penghasilan, serta mengelola gaya hidup secara bijak sejak usia muda.

Penulis: Marissa Farikha Siti Fatimatuzzahra
Editor: Khefti Al Mawalia