Universitas Airlangga Official Website

EcoSoil: Pemanfaatan Jerami Padi Menjadi Pupuk Organik dalam Mendukung SDGs 12 dan SDGs 15 di Desa Tawangrejo

Kegiatan BBK 7 di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun menghadirkan program kerja berfokus pada pembuatan pupuk organik
Kegiatan BBK 7 di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun menghadirkan program kerja berfokus pada pembuatan pupuk organik

UNAIR NEWS – Kegiatan Belajar Bersama Komunitas (BBK) di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun menghadirkan program kerja bertajuk EcoSoil yang berfokus pada pembuatan pupuk organik dari jerami padi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan melibatkan masyarakat setempat, khususnya para petani.

Program EcoSoil dilatarbelakangi oleh masih maraknya praktik pembakaran jerami padi pascapanen yang berpotensi merusak lingkungan, menurunkan kualitas udara, serta menghilangkan bahan organik yang sebenarnya masih bernilai guna. Melalui program ini, jerami padi dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik menggunakan metode layering.

Proses pembuatan pupuk dilakukan dengan menyusun bahan secara berlapis, dimulai dari jerami padi sebagai bahan utama, kemudian hijauan, kotoran sapi, dan disiram larutan EM4 sebagai aktivator. Susunan berlapis ini bertujuan untuk mempercepat proses dekomposisi dan menghasilkan pupuk organik yang kaya unsur hara.

Program EcoSoil diharapkan masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia serta mulai beralih ke pemanfaatan sumber daya lokal yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga menjadi upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan demi menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan di Desa Tawangrejo.

Penulis: riviananda al