Wanita hamil rentan untuk mengalami Diabetes gestational. Beberapa faktor yang diduga berpengaruh antara lain pendidikan, status sosial ekonomi, paritas, indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, riwayat diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya, usia kehamilan pertama kali, tingkat stres, dukungan keluarga dan komunitas, serta beberapa karakteristik maternal lainnya
Intoleransi glukosa selama kehamilan dikenal sebagai Diabetes gestasional. Di seluruh dunia, prevalensi Diabetes gestasional berkisar antara 7,6% hingga 11,6%, dan paling banyak di Asia dan Kepulauan Pasifik. Ada korelasi positif antara prevalensi obesitas dan kejadian diabetes gestasional. Berdasarkan studi proyeksi yang ada ada menunjukkan bahwa pada tahun 2030, Indonesia kemungkinan akan mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 21,3 juta individu yang mengalami diabetes mellitus.
Bukti dari studi epidemiologi juga menunjukkan bahwa kelebihan berat badan dan obesitas berhubungan dengan diabetes tipe 2. Sebuah studi meta analisis terbaru menunjukkan bahwa risiko absolut untuk mengalami diabetes tipe 2 pada wanita obesitas melebihi 3% setelah 10 tahun. Selain itu, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa obesitas , kelebihan berat badan, dan hipertensi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap diabetes mellitus. Meskipun banyak penelitian menunjukkan bahwa obesitas maternal adalah salah satu faktor risiko terkuat untuk Diabetes gestasional, dalam beberapa penelitian, kelebihan berat badan menunjukkan kemungkinan yang lebih tinggi untuk meningkatkan risiko Diabetes gestasional dan komplikasinya.
Selama kehamilan, perubahan dalam metabolisme endokrin dan karbohidrat terjadi untuk mendukung nutrisi janin dan persiapan menyusui. Kondisi ini mempengaruhi keadaan pankreas wanita hamil, yang mengakibatkan peningkatan produksi insulin yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Terjadinya hiperglikemia pada wanita hamil jika tidak kontrol , dapat mengakibatkan perkembangan diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari. Insiden Diabetes gestasional cenderung terjadi pada trimester ketiga (pada 28-40 minggu kehamilan) dibandingkan dengan trimester kedua. Untuk meringankan beban diabetes dan komplikasinya di kalangan wanita Indonesia, Perlu upaya pencegahan yang menyeluruh melibatkan keluarga, kader, petugas puskesmas , dinas kesehatan setempat.
Source : https://www.ajrh.info/index.php/ajrh/article/view/4932/pdf
African Journal of Reproductive Health
Prevalence and risk factors for gestational diabetes in Jambi, Indonesia





