FKH UNAIR Dorong Peternak Sedeng Optimalkan Pakan dan Kualitas Ternak

79 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) mendorong peningkatan produktivitas peternakan masyarakat melalui penerapan teknologi pengolahan pakan. Upaya tersebut terwujud melalui program pengabdian masyarakat bertajuk pemberdayaan masyarakat desa binaan yang berkelanjutan melalui alih teknologi pengolahan pakan hijauan ternak menggunakan probiotik di Desa Sedeng, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (17/10/2026).

Ketua pelaksana pengabdian masyarakat, Prof Dr Sunaryo Hadi Warsito drh MP, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga perlu membagikan ilmu pengetahuan agar masyarakat dapat menerapkannya secara langsung.

“Kami dari perguruan tinggi tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga ilmu kami sebarkan kepada masyarakat,” jelasnya.

Melalui pendampingan berbasis ilmu pengetahuan, FKH UNAIR berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi pakan secara lebih maksimal. Prof Sunaryo juga berharap pembinaan dapat berlanjut dengan melibatkan fakultas lain di UNAIR.

“Jika banyak yang mendukung dari berbagai disiplin ilmu kan lebih bagus,” ungkapnya.

Foto bersama usai kegiatan Pengabdian Masyarakat FKH UNAIR di Balai Desa Sedeng, Kanor, Bojonegoro pada Sabtu, (17/10/2026) (Foto: Humas UNAIR)

Desa Sedeng memiliki potensi peternakan yang beragam. Kepala Desa Sedeng H Sutomo SPd mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen warga menjalankan usaha peternakan, mulai dari memelihara ayam, lele, sapi, kambing, hingga bebek.

“Sehingga ini tepat sekali bagi FKH UNAIR untuk melakukan bimbingan terkait pakan ternak ke warga Sedeng,” tuturnya.

Menurut Sutomo, pengetahuan beternak masyarakat masih banyak diwariskan secara turun-temurun dari orang tua. Kondisi tersebut membuat peternak kerap menghadapi kendala dalam memperoleh hasil yang optimal, meskipun desa memiliki sumber pakan ternak yang melimpah.

Perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro dr Hendri Susilo Nugroho turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sebagai bentuk dukungan konkret, FKH UNAIR membagikan probiotik kepada seluruh peternak yang hadir untuk membantu meningkatkan kualitas ternak.

Sekitar 45 peternak mengikuti kegiatan tersebut. Melalui pengenalan teknologi pengolahan pakan dan pemberian probiotik, FKH UNAIR berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.(*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Yulia Rohmawati

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top