Universitas Airlangga Official Website

Garuda Sakti UNAIR Dorong Inovasi Digital Melalui Sosialisasi GEMASTIK dan LIDM

Gambar 1: Pemaparan materi dan QnA Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) pada acara Sosialisasi Gemastik dan LIDM Peserta Magang UKM Garuda Sakti UNAIR (7/9/2025) secara daring. (foto: penulis)
Gambar 1: Pemaparan materi dan QnA Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) pada acara Sosialisasi Gemastik dan LIDM Peserta Magang UKM Garuda Sakti UNAIR (7/9/2025) secara daring. (foto: penulis)

UNAIR NEWS Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Garuda Sakti UNAIR menggelar sosialisasi GEMASTIK dan LIDM, pada Minggu (7/9/2025) secara daring melalui zoom. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan cabang lomba, bentuk ide, inovasi, dan keterampilan digital.

Pengenalan GEMASTIK

Sosialisasi ini menyasar kepada mahasiswa baru UNAIR yang sedang menjalankan Magang UKM Garuda Sakti. Mahasiswa baru nantinya akan mendapat stimulasi untuk senantiasa berinovasi pada bidang teknologi, informasi, dan komunikasi

Nashwa Carista selaku pemateri GEMASTIK dari Garuda Sakti UNAIR menekankan pentingnya memiliki keterampilan teknis (hardskill) dalam mengikuti kompetisi GEMASTIK. Ia juga menjelaskan macam-macam lomba GEMASTIK yang berjumlah 11 cabang lomba. 

“Keamanan data individu sangat penting, dan rentan untuk disalahgunakan. Maka dari itu, kita sebagai generasi muda yang melek teknologi minimal harus memahami dasar-dasar siber,” tegasnya. Nashwa juga menekankan pentingnya belajar teknologi untuk tujuan positif, seperti menciptakan permainan edukatif, aplikasi pendidikan, dan teknologi smart city

Ia menambahkan, UKM Garuda Sakti UNAIR akan memberikan sosialisasi, monitoring, dan penjaringan ide untuk menyeleksi tim terbaik. “Setiap cabang lomba akan diwakili maksimal sepuluh tim, dan jika kuota melebihi sepuluh orang akan dilakukan seleksi internal,” jelasnya.

Gali Potensi melalui LIDM

Sesi berikutnya menghadirkan Inas Nilasari yang memaparkan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM). Menurutnya, kompetisi ini mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi digital, baik berupa aplikasi, platform, maupun perangkat lunak. “LIDM tidak hanya ditujukan untuk mahasiswa yang paham teknologi, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi lintas program studi,” ujarnya.

Selanjutnya, Ines menjelaskan masing-masing cabang lomba LIDM yang terdiri dari inovasi teknologi digital, inovasi pembelajaran digital, video digital pendidikan, poster digital pendidikan, serta microteaching digital. Setiap cabang lomba, menuntut inovasi sekaligus kreatifitas mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi dengan proses pembelajaran.

“Pada tahun sebelumnya, tim UNAIR berhasil menjadi finalis pada cabang video digital pendidikan dengan karya yang dipublikasikan melalui kanal YouTube,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seleksi internal LIDM UNAIR berada di bawah koordinasi Direktorat Kemahasiswaan UNAIR. Mekanisme LIDM terdiri dari tiga tahap, yaitu seleksi internal, seleksi nasional, dan final nasional yang nantinya akan Puspresnas umumkan.

“Peserta yang lolos seleksi internal akan memperoleh bimbingan bertahap oleh Direktorat Kemahasiswaan langsung hingga menuju babak final nasional,” tegasnya.

Melalui sosialisasi GEMASTIK dan LIDM 2025, UKM Garuda Sakti UNAIR berkomitmen untuk membantu mengembangkan potensi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Melalui sosialisasi ini, UKM Garuda Sakti UNAIR berharap mahasiswa dapat melek teknologi dan mengembangkan potensinya sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa.

Penulis: Muhammad Nabil Fawaid

Editor: Ragil Kukuh Imanto