Universitas Airlangga Official Website

Hari Jadi ISMKMI, FKM UNAIR Gelar International Competition

Potret Suasana Peserta BULIS International Competition Saat Melakukan presentasi pada Sabtu (1/7/2023) (Foto: Ss Zoom).

UNAIR NEWS – Dalam rangka memperingati hari jadi Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) yang ke-32, Himpunan mahasiswa kesehatan masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) atau Airlangga Public Health Student Association (APHSA) menggelar kegiatan BULIS International Competition. Acara ini merupakan agenda rutin yang berlangsung setiap tahunnya. 

Kegiatan yang mengusung tema Optimizing the Potential of Livestock Products to Realize Balanced Nutrition Through Environmental Succes ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan ISMKI (BULIS) yang terselenggara oleh BEM FKM UNAIR. Adapun dalam pelaksanaannya terdiri dari berbagai jenis lomba. Lomba-lomba tersebut ialah pembuatan poster, video dan esai. 

Selanjutnya, Nungki Dwiandra Aulia, selaku ketua pelaksana BULIS International Competition mengungkapkan perbedaan pelaksanaan dengan tahun sebelumnya. Ia juga mengungkapkan tujuan dari gelaran acara tersebut.

“Perbedaan dengan BULIS tahun lalu, yaitu pada skala lombanya. Pada tahun lalu berskala nasional sementara tahun ini sudah berskala internasional. Dengan adanya lomba BULIS peserta dapat memiliki wadah untuk mengembangkan skill dalam penulisan esai maupun kreativitas dalam pembuatan poster maupun video,” ungkap Aulia pada Selasa (4/7/2023).

Kesan dan Pesan

Pelaksanaan lomba berskala internasional itu ternyata meninggalkan berbagai pesan dan kesan. Terutama kepada peserta yang ikut andil dalam pelaksanaannya. Salah satunya ialah Ravando Immanuel yang merupakan pemenang lomba kategori menulis esai.

Rovando yang kini duduk di bangku sekolah menengah atas tersebut tidak pernah mengira akan meraih juara sebelumnya. Ia sendiri mengaku mengetahui informasi lomba dari seorang guru biologi yang mengajar di sekolahnya. “Dari info yang diberikan, saya tertarik untuk mengikuti lombanya. Kebetulan saya juga menyukai dan memiliki kemampuan menulis. Saya pikir ini bisa menjadi pengalaman yang dapat membantu saya dalam proses seleksi masuk kuliah nantinya,” ujarnya. 

Tidak hanya Rovando, hal serupa juga dirasakan oleh peserta lain yang datang dari UNAIR sendiri. Mereka adalah Sonia Futti dan Ida Ayu yang berhasil menjadi pemenang dalam kategori pembuatan video.

Mereka mengaku sempat mengalami kendala dalam pelaksanaan lomba yang ad. kendala tersebut terutama saat proses pembuatan video. “Kesulitan yang dialami saat pembuatan konsep video dan jalan cerita video. Ini cukup menguras tenaga. Kemudian proses mengedit dan translate caption juga cukup memakan waktu,” ucap Sonia.

Kendati demikian, usaha yang dilakukan ternyata menuai hasil. Berkat motivasi yang mereka dapatkan dari melihat video random dan postingan video kakak tingkat (kating) akhirnya mengantarkan mereka pada juara 1 lomba pembuatan video. “Waktu tau menang, rasanya senang sekali, tidak menyangka akan mendapat juara 1 karena dari awal cukup pesimis. Sejak adanya BULIS, kami jadi lebih semangat kedepannya mengikuti lomba-lomba terkait promosi kesehatan, terutama di bidang pembuatan video,” tutupnya. 

Penulis: Tia Restutika

Editor: Nuri Hermawan