Pada kehamilan cukup bulan, 3-4% menghasilkan persalinan sungsang. Presentasi sungsang terjadi karena fiksasi kepala janin yang suboptimal, memungkinkan janin untuk bergerak bebas. Kondisi ini umumnya ditemukan pada kehamilan yang mengalami komplikasi hidramnion, multiparitas, kembar, ukuran janin kecil, kelainan rahim, mioma, atau kematian janin. Persalinan sungsang yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu dan perinatal. Risiko kematian bayi selama persalinan sungsang adalah antara 1-2% atau sekitar 4 per 1000 kelahiran hidup. Persalinan sungsang menimbulkan risiko yang signifikan karena angka kematian bayi empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan persalinan kepala. Selain itu, presentasi sungsang dikaitkan dengan 10-20% angka kematian bayi, seringkali dikaitkan dengan persalinan yang berkepanjangan dan terhambat. Penyebab utama kematian adalah hipoksia dan perdarahan intrakranial. Persalinan sungsang pervaginam membawa risiko seperti prolaps tali pusat, persalinan sulit, dan peningkatan morbiditas ibu dan perinatal. Upaya untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas pada persalinan sungsang termasuk operasi caesar elektif. Namun, operasi caesar meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu, oleh karena itu, metode manajemen yang efektif dan mudah diterapkan yang memastikan kenyamanan dan tingkat keberhasilan yang tinggi untuk reposisi janin sangat penting. Adaptasi janin terhadap lingkungan intrauterin memengaruhi presentasinya. Setelah 32 minggu kehamilan, kemungkinan rotasi spontan menurun karena peningkatan berat janin dan penurunan volume cairan amnion. Biomekanika adalah studi tentang aspek mekanis gerakan tubuh manusia, dari perspektif biomekanika, tubuh manusia dapat dianalisis sebagai sistem sendi dan batang penghubung, dengan gerakan sebagai hal mendasar dalam analisis. Biomekanika mengukur elemen-elemen seperti gaya dan kecepatan gerakan tubuh. Gaya yang diterapkan pada tubuh menciptakan gaya reaksi, yang diatur oleh prinsip-prinsip fisika. Teknik melempar bola dalam biomekanika melibatkan gaya dorong yang diterapkan oleh ibu yang harus mengatasi gaya gesekan yang menahan janin. Penelitian sebelumnya yang dilakukan menunjukkan bahwa teknik ini merupakan asosiasi reposisi janin dari presentasi sungsang ke presentasi kepala. Dalam pemeriksaan biomekanik ini, deviasi akan terlihat pada ekstremitas kanan, yang disimpulkan sebagai bagian tubuh asimetris. Kehamilan menyebabkan perubahan muskuloskeletal, terutama pada tulang panggul, yang mempengaruhi mekanik rahim. Mekanik tubuh yang tepat selama kehamilan memastikan gerakan yang efisien, aman, dan terkoordinasi untuk menjaga keseimbangan dan mencegah cedera. Mengelola presentasi sungsang sebelum persalinan sangat penting. Teknik umum seperti posisi lutut-dada tidak cukup efektif dalam memposisikan kembali janin, sehingga biomekanik melempar bola menjadi alternatif yang menjanjikan dengan secara aktif melibatkan biomekanik ibu. Memaksimalkan faktor pendukung untuk intervensi yang berhasil pada trimester ketiga sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan kehamilan dengan presentasi sungsang. Penelitian kami bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung ibu dan janin serta hasil asosiasi reposisi janin menggunakan teknik biomekanik melempar bola pada kehamilan sungsang. Sebanyak 30 ibu hamil pada trimester ketiga dengan presentasi sungsang ikut berpartisipasi pada penelitian ini. Dari 30 responden, 23 janin (76,7%) berhasil berubah dari presentasi sungsang menjadi presentasi kepala. Status multigravida merupakan faktor yang menguntungkan untuk keberhasilan reposisi janin. Posisi asimetris ibu dan posisi punggung janin tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil reposisi janin. Kesimpulan: Status multigravida merupakan faktor yang menguntungkan untuk keberhasilan reposisi janin. Posisi asimetris ibu dan posisi punggung janin, baik kanan maupun kiri, berhubungan dengan hasil reposisi janin.
Disarikan dari artikel dengan judul: “Association of Gravida, Maternal Asymmetrical Side, and Fetal Back Position on the Success of Fetal Repositioning in Breech Presentation Using Biomechanics Ball-Throwing Approach” yang diterbitkan bulan November 2025 di Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences (2025) 21(SUPP10): 1-4. Link: https://medic.upm.edu.my/jurnal_kami/volume_21_2025/mjmhs_vol21_supp_10_november_2025-90274?L=en
Penulis:
Prof. Dr Irwanto,dr SpA(K)
Scopus ID 59912681400
Departemen Ilmu Kesehatan Anak
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga





