Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi dan perusahaan untuk melakukan transformasi digital dalam berbagai proses bisnis, termasuk pengelolaan keuangan dan penjadwalan kegiatan internal. Sistem informasi akuntansi menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung pengelolaan data transaksi, pelaporan keuangan, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Namun, banyak perusahaan masih menggunakan metode konvensional dalam pengelolaan akuntansi maupun penjadwalan meeting, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan, risiko kehilangan data, serta proses administrasi yang tidak efisien. Selain itu, penggunaan platform yang terpisah untuk pengelolaan meeting juga menyebabkan alur kerja menjadi kurang terintegrasi dan menyulitkan koordinasi antarpegawai.
Penelitian berjudul “Single Page Application for Accounting Information System and Meeting Scheduling with Vue.js” membahas pengembangan sistem berbasis Single Page Application (SPA) menggunakan framework Vue.js untuk mengatasi permasalahan tersebut. Konsep SPA dipilih karena mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dibandingkan aplikasi web tradisional. Pada aplikasi web konvensional, setiap perpindahan halaman membutuhkan proses reload penuh sehingga memperlambat interaksi pengguna. Sebaliknya, SPA memungkinkan perpindahan antarhalaman berlangsung lebih cepat karena hanya bagian tertentu dari halaman yang diperbarui tanpa melakukan reload keseluruhan halaman.
Framework Vue.js digunakan karena memiliki arsitektur berbasis komponen yang fleksibel, ringan, dan mudah dikembangkan. Vue.js juga mendukung reactive data binding yang memungkinkan sinkronisasi data secara real-time antara tampilan antarmuka dan data aplikasi. Dengan pendekatan ini, sistem dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih responsif dan efisien. Penelitian ini juga menerapkan metode Rapid Application Development (RAD), yaitu pendekatan pengembangan perangkat lunak yang menekankan proses iteratif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Tahapan penelitian dibagi menjadi tiga fase utama, yaitu requirement planning, RAD design workshop, dan implementation. Pada tahap requirement planning dilakukan wawancara dengan pihak perusahaan, studi literatur, serta analisis kebutuhan pengguna untuk menentukan fitur-fitur yang diperlukan dalam sistem. Hasil analisis kebutuhan menghasilkan beberapa modul utama seperti pengelolaan jurnal keuangan, manajemen aset, penjadwalan meeting, autentikasi pengguna, serta pengelolaan akun dan proyek. Selain itu, dibuat pula use case diagram, class diagram, dan rancangan antarmuka untuk mempermudah proses pengembangan sistem.
Tahap berikutnya adalah RAD design workshop yang dilakukan secara iteratif dalam tiga siklus pengembangan. Iterasi pertama difokuskan pada pengembangan autentikasi dan master data, iterasi kedua pada modul keuangan, sedangkan iterasi ketiga pada modul meeting dan dashboard sistem. Pendekatan iteratif ini memungkinkan pengembang melakukan revisi secara cepat berdasarkan masukan pengguna sehingga sistem yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Total sistem yang berhasil dikembangkan terdiri dari 36 halaman yang saling terhubung dengan API backend perusahaan.
Pada tahap implementasi dilakukan pengujian menggunakan metode black-box testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Selain itu, dilakukan pengujian performa antara SPA berbasis Vue.js dengan aplikasi native berbasis PHP. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SPA memiliki performa yang jauh lebih baik pada perpindahan halaman berikutnya. Waktu loading rata-rata halaman setelah halaman pertama hanya sekitar 265,1 ms pada SPA, sedangkan pada aplikasi native mencapai 608,1 ms. Hal ini menunjukkan peningkatan efisiensi loading sebesar 71,6%, yang membuktikan bahwa pendekatan SPA mampu memberikan pengalaman penggunaan yang lebih cepat dan responsif.
Evaluasi usability sistem dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Hasil evaluasi menunjukkan skor akhir sebesar 84, yang termasuk kategori tinggi dan menunjukkan bahwa pengguna merasa sistem mudah digunakan, efektif, dan membantu aktivitas operasional perusahaan. Hasil ini memperlihatkan bahwa integrasi sistem informasi akuntansi dan penjadwalan meeting dalam satu platform mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mempermudah pengelolaan informasi organisasi.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem enterprise modern berbasis web. Integrasi antara sistem informasi akuntansi dan penjadwalan meeting dalam konsep SPA menunjukkan bahwa teknologi web modern seperti Vue.js dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang cepat, efisien, dan memiliki usability tinggi. Selain itu, penerapan metode RAD terbukti efektif dalam mempercepat proses pengembangan sistem dengan tetap mempertahankan kualitas aplikasi. Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut, seperti penambahan fitur analitik, integrasi mobile application, maupun pengembangan sistem berbasis cloud untuk mendukung kebutuhan perusahaan di masa depan.
Penulis: Faried Effendy, S.Si., M.Kom.





