UNAIR NEWS – Integrasi variabel keberlanjutan lingkungan dan tata kelola dalam riset ekuitas membawa tim The Chosen One dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) menyabet gelar juara satu pada National Company Analysis Competition (COMPAS) 2026. Kompetisi analisis perusahaan tingkat nasional itu berlangsung di Universitas Jember (UNEJ), Sabtu (10/10/2026).
Berbekal Equity Research Report emiten PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (IDX: PGEO), dua mahasiswa Manajemen, Nurul Alfiandy dan Adi Nugroho, berhasil menyisihkan tujuh belas tim pesaing.
Unggul Lewat Valuasi ESG
Keberhasilan mereka tak lepas dari pembagian peran yang terstruktur melalui analisis top-down oleh Alfin dan analisis bottom-up oleh Adi. Keduanya memadukan gambaran makro ekonomi dengan kajian performa finansial emiten secara komprehensif.
Penerapan metode ESG-Integrated Valuation menjadi keunggulan utama dalam laporan riset tim. Alfin menjelaskan bahwa pendekatan ini menghubungkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola langsung ke dalam kalkulasi nilai saham emiten secara presisi.
“Kami menitikberatkan analisis pada ESG-Integrated Valuation dengan memasukkan variabel terkuantifikasi dari realisasi tanggung jawab keberlanjutan perusahaan. Langkah ini menghasilkan perspektif valuasi yang lebih holistik dan terukur,” ujar Alfin.
Tangguh Hadapi Tantangan
Perjalanan menuju podium final di Jember tidak lepas dari tantangan. Masa persiapan menuju babak final berlangsung sangat padat karena beririsan langsung dengan jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) serta kompetisi lain yang tengah mereka ikuti.
Adi mengungkapkan bahwa jam terbang dan kekompakan tim terbangun sejak akhir tahun 2025. Hal itu juga yang menjadi kunci utama dalam mengelola tekanan serta waktu yang terbatas.
“Membagi fokus antara persiapan presentasi, riset emiten, dan agenda UTS menjadi tantangan terberat kami. Pengalaman berkompetisi selama satu tahun terakhir yang sangat membantu kami tetap tampil maksimal dan percaya diri di hadapan dewan juri,” ungkap Adi.
Adi berharap capaian itu menjadi bekal dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja di bidang keuangan. “Proses ini tak hanya mengasah kemampuan riset kami, tetapi juga membangun relasi profesional yang sangat berharga untuk masa depan,” pungkas Adi.
Penulis: M Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Khefti Al Mawalia
