Penyakit autoimun sistemik memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, menghadirkan tantangan klinis yang signifikan karena patogenesisnya yang kompleks dan pilihan pengobatan yang terbatas. Terapi imunosupresif tradisional, meskipun efektif, sering kali kurang presisi, menyebabkan efek samping yang signifikan dan pengendalian penyakit yang tidak memadai. Kemajuan terkini dalam imunologi sintetis menawarkan jalan yang menjanjikan untuk intervensi yang tepat dan terarah pada penyakit autoimun sistemik. Tinjauan ini mengkaji inovasi terbaru dalam imunologi sintetis untuk mengobati penyakit autoimun, dengan fokus pada sel imun yang direkayasa, biologik sintetis, dan teknologi penyuntingan gen. Tinjauan ini mengeksplorasi potensi terapeutik dari pendekatan ini untuk memodulasi toleransi imun, mengurangi peradangan sistemik, dan meningkatkan kemanjuran pengobatan khusus pasien. Namun, terlepas dari perkembangan yang menjanjikan ini, tantangan tetap ada, termasuk kompleksitas sistem imun, masalah keamanan, dan rintangan regulasi yang dapat menghambat penerjemahan klinis. Tinjauan ini bertujuan untuk mengintegrasikan kemajuan terkini, mengatasi hambatan yang ada, dan menggambarkan arah masa depan yang potensial untuk imunologi sintetis dalam pengelolaan penyakit autoimun, dengan menyoroti peran imunologi sintetis dalam mengubah lanskap terapeutik untuk penyakit autoimun sistemik.
Penulis:
dr. Galih Januar Adytia, dr. Henry Sutanto, dr. Laras Pratiwi, Dr. dr. Deasy Fetarayani, Sp.PD, K-AI
Informasi lebih lengkap dari tinjauan pustaka ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
https://www.mdpi.com/2673-5601/5/1/6
Advances in synthetic immunology for targeted treatment of systemic autoimmune diseases: opportunities, challenges, and future directions
Galih Januar Adytia, Henry Sutanto , Laras Pratiwi, and Deasy Fetarayani





