ji yang lebih spesifik termasuk deteksi antigen non-struktural protein 1 (NS1), antibodi anti-DENV, atau deteksi asam nukleat spesifik DENV

Kemungkinan Antigen NS1 Positif Alasan untuk Diskrepansi dengan Hasil PCR DENV

58 Views•1 minutes read

Diperlukan pemeriksaan spesifik untuk membedakan antara DVI (Dengue Virus Infection) dan penyakit viral, bakteri, serta parasit, karena manifestasi klinisnya hampir serupa. Leukopenia dan limfositosis adalah contoh tes non-spesifik yang dapat digunakan untuk mendapatkan diagnosis. Uji yang lebih spesifik termasuk deteksi antigen non-struktural protein 1 (NS1), antibodi anti-DENV, atau deteksi asam nukleat spesifik DENV.

Isolasi virus atau analisis molekuler untuk mendeteksi asam nukleat DENV menggunakan RT-PCR digunakan untuk membuat diagnosis yang konklusif untuk DVI. Sensitivitas metode RT-PCR DENV berkisar antara 28,8% hingga 99%. Antigen NS1 digunakan sebagai opsi diagnosis awal di layanan kesehatan primer karena memiliki nilai spesifikasi yang tinggi. Peneliti ingin menganalisis positiviitas pada sampel non-DVI yang telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan RT-PCR waktu nyata dengan pemeriksaan antigen NS1 semi-kuantitatif.

Penulis : I Gusti Agung Ayu Eka Putri Sunari, Aryati Aryati, Faradila Khoirun Nisa Hakim, May Fanny Tanzilia, Ida Parwati, Rismawati Yaswir, Budi Mulyono

Artikel bisa di buka di : https://www.phcogj.com/sites/default/files/PharmacognJ-16-4-923.pdf

Baca juga: Kanker Prostat Derajat Tinggi pada Pasien dengan Prostat Spesifik Antigen yang Rendah

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top