Universitas Airlangga Official Website

Ketua LIPJPHKI Dorong Upaya Pengelolaan Jurnal Kancah Internasional

Ketua LIPJPHKI, Prof H Herry Purnobasuki Drs MSi PhD memberikan sambutan sekaligus pengarahan dalam lokakarya peningkatan kualitas jurnal (Foto: Adif Albarado)
Ketua LIPJPHKI, Prof H Herry Purnobasuki Drs MSi PhD memberikan sambutan sekaligus pengarahan dalam lokakarya peningkatan kualitas jurnal (Foto: Adif Albarado)

UNAIR NEWS – Dalam rangka peningkatan pengelolaan jurnal di Universitas Airlangga (UNAIR). Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) UNAIR menggelar lokakarya yang membahas mengenai bagaimana pengelolaan jurnal yang baik agar dapat terindeks secara internasional. 

Lokakarya dengan tajuk “Optimizing The Management and Coaching Clinic to Reputable Indexed Journals” tersebut berlangsung di Gedung ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR pada Senin (26/8/2024). 

Lokakarya ini mengundang beberapa narasumber yaitu, M Faiz Syuaib Prof Dr Ir M Agr IPU, Dju-Lyn Chng, Dr Johan Jang SIKom, dan Dr Abdul Qodir Jaelani SH MH. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua LIPJPHKI, Prof H Herry Purnobasuki Drs MSi PhD. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas jurnal di UNAIR. 

“Jadi penting untuk kita meningkatkan kualitas jurnal yang ada. Harapannya semuanya kita mencapai target 100 persen terindeks Scopus,” ujar Prof Herry.

Dalam sambutannya, Prof Herry mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat atas terselenggaranya lokakarya tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan tren positif bagi pengelolaan jurnal. “Apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat atas upaya berkelanjutan yang dilakukan melalui berbagai program yang padat selama seminggu ini,” ungkapnya. 

Ia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mendukung para penulis untuk mendapatkan indeksasi dan meningkatnya ke jurnal Scopus. “Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat kontribusi dan meningkatkan keterbacaan hasil penelitian para dosen di kancah internasional. Sehingga dapat memberikan dampak signifikan secara global,” jelas Prof Herry. 

Saat ini, UNAIR telah berhasil menempatkan 14 jurnal dalam indeks Scopus. Hal ini menurut Prof Herry merupakan komitmen kuat dalam peningkatan kualitas jurnal. “Penting kita bersama berkumpul untuk mendapatkan pengarahan pengelolaan jurnal dari para pakar. Ini adalah wujud komitmen untuk terus mengatasi berbagai kendala dalam pengelolaan jurnal agar kualitasnya semakin baik,” tuturnya. 

Pada akhir, Prof Herry mengingatkan kepada seluruh peserta agar terus berkontribusi secara nyata dengan melakukan kolaborasi yang kuat dalam publikasi maupun pengelolaan jurnal. “Harapannya acara ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta dan mendorong kemajuan publikasi ilmiah UNAIR di tingkat global,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Adif Albarado

Penulis: Yulia Rohmawati