Indonesia, memiliki berbagai potensi besar guna meningkatkan perekonomian. Salah satunya dengan menyelenggarakan konser musik bertaraf internasional. Konser musik mampu menarik dan menghibur banyak orang untuk turut berkontribusi dalam memperbaiki dan menumbuhkan perekonomian Indonesia secara signifikan. Konser musik internasional menjadi magnet berbagai sektor seperti pariwisata, transportasi, perhotelan dan industri kreatif. Selain itu, konser juga mampu menarik para penggemar hingga pegiat musik baik domestik maupun internasional. Hal ini semakin mendorong perkembangan di sektor industri musik.
Rencana untuk menggelar konser musik internasional dengan menghadirkan musisi dunia, merupakan salah satu target strategi mendongkrak perekonomian. Hal ini merupakan gagasan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang saat ini di bawah komando Sandiaga Salahuddin Uno. Mengutip wawancara dari Bisnis Tempo.co, Sandiaga Uno menyampaikan keinginannya dan meyakini bahwa Indonesia bisa mendapatkan keuntungan seperti Singapura dengan menggelar konser kelas Dunia. “Jika ada satu konser yang berlangsung selama dua hingga tiga hari di Indonesia, efek ekonominya mungkin mencapai satu triliun,” ujar Sandiaga di Gedung Kominfo pada Kamis, 14 maret 2024.
Jika Singapura menghadirkan Taylor Swift sebagai strategi utama, maka menghadirkan Bruno Mars juga akan sama memberi dampak yang sama kepada Indonesia. Bruno Mars memiliki lagu-lagu yang easy listening. Dengan mengusung genre RnB, karyanya sering menghiasi berbagai creative space, radio, kafe, hingga pusat perbelanjaan. Konser Bruno Mars di Indonesia dapat menarik penggemar dari berbagai negara untuk datang ke Indonesia.
Sama halnya dengan antusiasme masyarakat Indonesia yang berbondong-bondong ke Singapura untuk menghadiri konser Taylor Swift bertajuk The Eras Tour. Menurut data dari Kemenparekraf 2020, sektor pariwisata berkontribusi sebesar 4,80% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia di mana jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia mencapai 16,11 juta orang. Sehingga, konser musik internasional dapat menambah daya tarik Indonesia bagi wisatawan asing.
Festival musik tentunya memiliki dampak ekonomi yang signifikan pada wilayah penyelenggara. Seperti terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan, dan pembangunan infrastruktur pariwisata. Sama halnya dengan konser nasional dari para musisi Indonesia ternama yang banyak berjalan di berbagai kota. Konser internasional secara teratur juga akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia dalam jangka waktu panjang.
Musisi internasional yang melakukan tur musik artinya menawarkan pertunjukkan langsung dan hal tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para penggemar yang dapat melihat serta merasakan kehadiran dari musisi tersebut (Harisnanda et al, 2023). Hal ini sejalan dengan hasil penelitian oleh Alkhair & Budiman (2019) di mana terdapat tiga motivasi utama seseorang mengunjungi festival musik di antaranya ingin mendengarkan musik secara langsung, rasa penasaran, dan venue tempat berlangsungnya kegiatan.
Berbicara tentang musik, Indonesia juga tidak kekurangan talenta-talenta lokal hebat dan berbakat dengan berbagai genre musik. Penyelenggaraan konser musik internasional akan lebih menarik lagi jika berkolaborasi dengan artis lokal. Ini dapat menjadi strategi promosi yang bagus di mana musisi lokal memiliki kesempatan untuk tampil di panggung yang sama dengan musisi internasional. Bukan hanya penggemar musisi internasional yang menghadiri konser, tetapi dengan adanya kolaborasi ini juga mampu menarik penggemar musik lokal untuk melihat musisi favoritnya. Menghadirkan musik tradisional di antara musik pop & RnB juga dapat menjadi ide dan daya tarik tersendiri dari konser musik internasional yang diselenggarakan.
Penyelenggaraan konser musik baik internasional maupun nasional memerlukan promosi yang efektif sebagai kunci keberhasilan. Saat ini, platform sosial media menawarkan kemudahan untuk melakukan berbagai kegiatan promosi dan iklan dalam bentuk digital. Platform yang bisa dimanfaatkan berupa TikTok, Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Melalui platform ini juga, promotor dapat menjangkau audiens secara luas dengan melakukan kolaborasi bersama influencer Indonesia.
Berdasarkan data dari portal data statistik Databoks per-januari 2024 terdapat 139 juta identitas pengguna media sosial di Indonesia atau setara 49.9% dari total populasi nasional. Sumber yang sama mengatakan bahwa generasi muda menjadi generasi paling intens mengakses media sosial. Generasi muda seperti generasi milenial dan generasi Z juga menjadi target promosi yang bagus karena generasi ini identik dengan sifat FOMO atau fear of missing out jika tidak mengikuti aktivitas tertentu, sebagai contoh konser Blackpink di Indonesia beberapa waktu yang lalu.
Menyelenggarakan event bertaraf internasional berarti harus memiliki kesiapan dari segi infrastruktur yang memadai. Pemerintah maupun penyelenggara harus memastikan bahwa operasional tersedia. Dipakai secara maksimal baik dari segi venue konser, soundsystem yang berkualitas, keamanan, rute menuju venue hingga transportasi penunjang bagi pengunjung. Harapannya dengan infrastruktur yang memadai, pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan akan kembali lagi di event yang akan datang.
Maka dari itu, berbagai pihak seperti pelaku industri musik, pemerintah maupun penyelenggara. hingga promotor harus bekerja sama dan bersinergi untuk menyelenggarakan konser musik internasional dengan menyusun strategi yang matang, perencanaan yang baik, eksekusi secara profesional. Terselenggaranya konser musik bertaraf internasional ini diharapkan menjadi strategi yang bagus untuk mendongkrak perkonomian Indonesia secara signifikan.
Penulis: Wingga Walenta





