UNAIR NEWS – Penerapan Tri Dharma oleh perguruan tinggi tinggi tidak cukup hanya dengan melangsungkan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian secara administratif. Tetapi, pendidikan tinggi juga perlu melangkah dan memberi kontribusi lebih jauh untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
Urgensi tersebut menjadi landasan penting dalam Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2026 yang bertempat di Universitas Airlangga (UNAIR). Terdiri dari sepuluh agenda utama yang berlangsung sejak Selasa (10/11/2026) hingga Kamis (12/11/2026), forum ini memperlihatkan kontribusi nyata perguruan tinggi melalui bidang akademik, riset, seni, budaya, hingga kolaborasi lintas sektor menuju visi pembangunan Indonesia 2045.
Keynote Sessions Sebagai Agenda Pembuka
Pada tahun 2026, KPPTI mengusung tema “Mengakselerasi Perguruan Tinggi Berdampak, Transformasi, Sains, Teknologi, dan Inovasi untuk Kemandirian Bangsa menuju Indonesia 2045.” Gelaran ini bermula dengan agenda utama Keynote Sessions yang menghadirkan tokoh-tokoh penting guna membahas dua isu strategis dalam pendidikan tinggi. Dua tema utama yang menjadi diskursus adalah peran perguruan tinggi sebagai penggerak ekonomi bangsa serta kontribusinya dalam mendukung percepatan pencapaian SDGs.
Sesi ini menjadi ruang bagi pendidikan tinggi dalam menekankan perannya bukan hanya sebagai pusat pendidikan, melainkan juga inisiator pembangunan bangsa. Pembahasan tersebut mempertemukan berbagai elemen pendidikan tinggi dalam serangkaian upaya mendorong kolaborasi, mengemukakan inovasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang lahir dari lingkup pendidikan untuk masyarakat luas.
Plenary Session hingga Agenda Pendukung Perluas Ruang Kolaborasi
Runtutan agenda KPPTI 2026 berlanjut melalui sesi Plenary Session yang membentangkan ruang bagi perguruan tinggi untuk mendalami berbagai isu dan memperkuat arah kebijakan, tata kelola, inovasi, serta strategi. Pertukaran gagasan dan perspektif dalam sesi ini menjurus pada dua isu spesifik yakni pendidikan transformatif serta skema pengembangan pendidikan tinggi guna menjawab berbagai tantangan dan peluang perguruan tinggi di Indonesia.
Selain sesi diskusi, KPPTI 2026 turut menghadirkan beragam agenda pendukung, mulai dari Thematic and Parallel Talks, Pameran Karya dan Inovasi, Pasar Seni, Dialog Kemitraan (Sharing Session), Peluncuran Program, hingga Coaching Clinic Layanan Kemdiktisaintek. Sementara itu, agenda Networking Forum dan Konsolidasi Tujuan Bersama (Commitment Statement) menggenapi ikhtiar konferensi dalam memperkuat interaksi, kemitraan, serta keselarasan visi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Penulis: Amelia Farah Putri I.
Editor: Ragil Kukuh Imanto
