Universitas Airlangga Official Website

Kranioplasti Split Calvaria pada Pasien Anak

Foto oleh dorsetbiznews.co.uk

Kranioplasti pada pasien anak sering kali memberikan hasil akhir yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan pertimbangan dan pengambilan keputusan yang tepat dalam memilih teknik bedah kranioplasti pada anak, terutama autologus, yang dapat menyebabkan pertumbuhan tengkorak dan otak yang tidak normal.

Kami melaporkan seorang anak perempuan berusia 3 tahun datang ke klinik rawat jalan kami dengan keluhan cacat tengkorak di bagian fronto-temporo-parietal kiri. Keluarga pasien telah memberikan informed consent untuk publikasi kasus ini. Pasien tidak memiliki riwayat klinis yang signifikan selain pembedahan tulang kepala (craniotomy) untuk evakuasi perdarahan subdural akut dan dekompresi tulang sebelumnya. Tulang disimpan pada subgaleal di sisi kontralateral lesi. Satu tahun kemudian, kranioplasti akrilik dilakukan karena penyusutan penutup tulang. Meskipun pasien rutin untuk control rawat jalan, pasien kembali sebulan kemudian dengan abses epidural, dehisensi luka, dan akrilik terbuka. Langkah-langkah bedah kemudian dilakukan, termasuk debridemen, pengangkatan flap akrilik, dan evakuasi abses. Saat ini, pasien dalam keadaan sadar, dan tidak ada defisit neurologis. Area cacat tengkorak tidak menonjol, dan dasar luka tidak pecah.

Bahan autologous yang umum digunakan dengan cangkok tulang adalah tulang rusuk dan tulang calvarial. Area defek pada tulang tengkorak yang besar tidak memungkinkan penggunaan split-rib graft. Oleh karena itu, split calvaria menjadi pilihan utama dalam kasus ini, karena kemampuannya terhadap defek yang lebih besar, kontur yang lebih sesuai untuk area defek, insisi tunggal, dan lebih kaku untuk tujuan kosmetik.

Autologous cranioplasty dengan split calvaria dapat digunakan pada kasus infeksi atau trauma tertentu yang sering menyebabkan kerusakan jaringan tulang, sehingga bone flap autograft tidak dapat digunakan kembali. Pada kasus anak-anak, teknik split calvaria cocok untuk pasien anak-anak yang memiliki masalah defek tulang tengkorak.

Judul dan Link artikel jurnal scopus

Penulis : Ditto Darlan, dr

Ditto Darlan, Wihasto Suryaningtyas, Muhammad Arifin Parenrengi

Cranioplasty split calvaria in pediatric patient

https://doi.org/10.1016/j.ijso.2022.100511