Universitas Airlangga Official Website

Kreativitas Reporter Berita Televisi: Bagaimana Persepsi Dukungan Organisasi dan Kepribadian Proaktif Berpengaruh Melalui Makna dalam Kerja dan Keterikatan Kerja

Ilustrasi oleh iStock

Melihat pentingnya kebutuhan akan informasi di masyarakat, televisi masih menjadi media massa yang sampai saat ini tetap diminati oleh banyak kalangan. Kemudahan akses dan konten yang variatif menjadi alasan televisi masih bertahan ditengah kemunculan media massa baru belakangan ini. Adanya media baru tersebut membuat sebagian masyarakat yang tadinya menonton televisi bergeser pada gawai mereka untuk mengakses youtube, netflix maupun media informasi dan hiburan lainnya. Akibatnya, stasiun televisi sebagai bagian dari pelaku bisnis harus menjaga dan meningkatkan peringkat Nielsen mereka agar tetap bertahan dan menghasilkan laba. Oleh karena itu, semakin tinggi peringkat Nielsen suatu kanal televisi maka semakin banyak penonton dan perusahaan yang memasang iklan didalamnya.

Pada televisi terdapat kanal atau saluran televisi mulai dari kanal milik pemerintah maupun swasta, atau bahkan internasional. Sekarang, masyarakat tidak hanya menonton berita pada kanal televisi nasional saja, namun juga internasional. Artinya, masyarakat telah memiliki akses seluas-luasnya untuk memilih preferensi kanal yang disukai. Kemudian, adanya globalisasi juga menuntut stasiun televisi untuk menyesuaikan siarannya. Hal tersebut tentunya berdampak pada pekerjaan para news reporter dimana mereka harus mengenal fenomena dari seluruh penjuru dunia untuk dapat dijadikan bahan berita. Sebagaimana diketahui, adanya berita baik di stasiun televisi swasta maupun pemerintah tentu tidak lepas dari peran seorang reporter. Reporter televisi memiliki peran dalam membuat suatu karya dengan nilai berita yang layak untuk disiarkan melalui media televisi.

Meskipun peran reporter dalam penyiaran berita televisi begitu penting, namun masih sedikit sekali penelitian yang meneliti mengenai news reporter stasiun televisi. Padahal dalam pekerjaannya, seorang news reporter memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak mudah. Terlebih lagi news reporter stasiun televisi yang berbeda dengan news reporter media lainnya karena pada news reporter televisi reporter harus menyajikan berita secara audio dan visual yang disaksikan langsung oleh pemirsa televisi. Artinya, untuk menjadi kreatif bagi news reporter stasiun televisi akan lebih menantang. Oleh karena itu, jika ditinjau dari sisi praktis, perlu dilakukannya penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi creativity pada news reporter stasiun televisi.

Sehingga penelitian ini menjadi yang pertama dalam meneliti tentang employee creativity pada news reporter televisi sehingga dapat bermanfaat secara teoritis untuk keperluan penelitian pada variabel yang serupa dan secara praktis untuk meningkatkan employee creativity melalui variabel yang memengaruhinya.

Temuan dalam penelitian ini merefleksikan bahwa news reporter yang mendapatkan dukungan dari stasiun televisi tempatnya bekerja menunjukkan tingkat kreativitas yang lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan news reporter merasakan keadilan dan juga merasa dibutuhkan, sehingga kinerjanya lebih baik dan pada akhirnya berdampak pada kreativitas. Tidak hanya itu, dukungan dari stasiun televisi pada news reporter akan menimbulkan ikatan emosional serta kognitif reporter pada pekerjaannya. Lebih lanjut, dukungan dari stasiun televisi tempat news reporter bekerja kemudian membuat news reporter memaknai pekerjaan mereka sebagai hal yang berarti. Hal tersebut disebabkan karena dukungan stasiun televisi terutama secara psikologis memberikan dorongan pada news reporter untuk merasakan kebermaknaan pada pekerjaannya. Hal tersebut dimungkinkan karena meski news reporter memiliki kerpibadian proaktif dan berusaha untuk mengubah lingkungannya, namun terdapat kode etik serta aturan pekerjaan yang mengikat. Dengan kata lain, kepribadian proaktif serta niat untuk membawa perubahan pada lingkungan tidak dapat berdampak langsung pada kreativitas reporter karena terbatasi oleh kode etik dan aturan stasiun televisi.

Hasil dari penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pegawai maupun perusahaan televisidalam menciptakan dan meningkatkan employee creativity ditempat kerja. Hal ini diharapkan organisasi perlu meningkatkan lagi kepeduliannya dengan kesejahteraan karyawan karena hal itu merupakan penilaian mereka terhadap kebijakan dan prosedur organisasi, lalu diharapkan para karyawan juga mampu menunjukkan kemampuannya dalam melihat kesempatan lebih awal daripada orang lain sebagai bentuk proaktif di tempat kerja. Dengan begitu karyawan juga perlu memandang pekerjaannya dapat memberi arti bagi masing-masing individu dari apa yang sudah diberikan oleh organisasi. Ketika karyawan telah merasakan pekerjaannya penting, mereka sebaiknya merasakan keterlibatan yang baik dengan pekerjaannya hingga merasakan keinginan bekerja dirasakan mulai pada saat bangun tidur.

Informasi Penulis: Anis Eliyana

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0280003

(Employee Creativity in News Reporter:  How Perceived Organizational Support and Proactive Personality affect through Meaning of Work and Work Engagement)