UNAIR NEWS – Guna memahami dinamika kompleks dunia pasar modal, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) berkolaborasi dengan Ikatan Alumni FEB UNAIR menggelar National Investalk 2025. kegiatan ini berlangsung di Auditorium Candradimuka GKB C, Kampus MERR- C UNAIR pada Jumat (15/8/2025).
Ketua Pelaksana kegiatan, Fawaz Januar Iksan mengungkapkan kegiatan ini akan meningkatkan kepedulian dan kontribusi dalam pemahaman dinamika pasar modal yang ada di Indonesia. “Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami harap muncul banyaknya wawasan dan pemikiran serta kolaborasi dengan pihak terkait. Untuk menciptakan keberlanjutan menuju Indonesia emas,” jelasnya.
Cara Berinvestasi
Turut hadir memberikan sambutan, Pembina KSPM FEB UNAIR, Dunga Dwi Barinta SE MM. Ia menyebutkan bahwa memulai investasi tak terlepas dari risiko. “Jika kita melihat fenomena yang ada saat ini mungkin kita tertarik untuk memulai investasi. Namun, nyatanya jika tidak ada landasan maka akan memunculkan risiko yang tidak terprediksi,” sebutnya.

Menurutnya, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada seluruh peserta. Terutama terkait dengan bagaimana cara berinvestasi baik secara teknikal dan fundamental. “Kami harap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan dampak sehingga menjadi dasar untuk berinvestasi,” tambahnya.
Kolaborasi Strategis
Ketua KSPM FEB UNAIR, Dhilla Avrylia Utomo menuturkan kegiatan National Investalk 2025 merupakan hasil dari kolaborasi strategis dari berbagai pihak. “Kolaborasi ini tentunya merepresentasikan sinergi antara akademik, alumni, dan juga praktisi yang berstandar internasional,” tuturnya.
Tak hanya berdiskusi, ia berharap forum ini mampu membuat peserta memberikan kontribusi dengan membangun perspektif jangka panjang menjadikan generasi yang berintegritas. “Semoga National Investalk 2025 menjadi langkah yang penting dalam memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia agar lebih sehat, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





