UNAIR NEWS – Festival Adiwarna Airlanga (FAA) 2024 sukses diselenggarakan oleh Kementrian Seni dan Olahraga (SENIORA) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR). Festival ini menampilkan ragam seni dan budaya tradisional pada Jumat (15/11/2024) di Gedung Cak Durasim.
Ketua Pelaksana, Kafka Augusta Salim atau yang kerap disapa Salim dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menjelaskan kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi masyarakat luas menyalurkan bakat seni dan kecintaan pada budaya Indonesia. “Festival ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya mahasiswa, terhadap pentingnya mempertahankan kekayaan budaya kita di tengah arus globalisasi,” ujar Salim.
Rangkaian Kegiatan
Salim menceritakan, FAA 2024 diawali dengan perlombaan daring bertajuk Arindama Nirwana Airlangga yang berlangsung pada Oktober lalu. Perlombaan ini meliputi tiga kategori yaitu puisi, fotografi, dan poster dengan tema budaya tradisional. Acara ini juga menghadirkan bazar yang terlaksana di Kampus Dharmawangsa-B UNAIR pada Rabu (6/11/2024) hingga Jumat (8/11/2024).

Lebih lanjut, puncak acara ini yaitu pada Malam Festival Adiwarna Airlangga yang menyuguhkan beragam pertunjukan seni budaya mulai dari tari tradisional hingga teater bertema Prabu Airlangga. Malam puncak yang berlangsung meriah ini menghadirkan sekitar 400 penonton dari berbagai kalangan. “Saya merasa terhormat dan senang bisa ikut melestarikan budaya Indonesia dan mendengar langsung betapa puasnya penonton dengan acara ini,” ungkap Salim.
Harapan
Sebagai penutup, Salim berharap FAA dapat terus terlaksana sebagai program kerja unggulan BEM UNAIR di kabinet selanjutnya. Ia juga berharap acara ini dapat mendorong masyarakat terkhususnya mahasiswa untuk lebih mencintai budaya tradisional di era globalisasi ini.
“Saya berharap festival ini bisa menginspirasi banyak orang untuk melestarikan kekayaan budaya Indonesia dan memperkuat kecintaan terhadap Prabu Airlangga. Yaitu tokoh sejarah yang menjadi bagian penting dalam identitas bangsa kita,” pungkasnya.
Penulis: Yang Ramadia Nurya Syifa
Editor: Yulia Rohmawati





