Mahasiswa UNAIR Taklukkan Lintasan UNNES International Orienteering Race Competition

56 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan eksistensinya di ajang olahraga navigasi. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wanala, UNAIR mengirimkan tiga delegasi untuk berlaga dalam UNNES International Orienteering Race Competition 2026 yang berlangsung di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jawa Tengah, pada Sabtu-Minggu (19-20/9/2026).

Kompetisi ini bukan sekadar ajang lari cepat. Peserta dituntut untuk menguasai seni navigasi: membaca peta topografi, menentukan rute paling efisien, dan menemukan titik kontrol di medan yang menantang. Kecepatan kaki harus sejalan dengan ketelitian mata dan ketajaman analisis.

UNAIR menurunkan tiga atlet terbaiknya dari UKM Wanala di kategori yang berbeda:

Maulidha Nur Khasanah – Kategori W21

Zalfa Zahira Febriyani – Kategori W19

Ahmad Rizqi Ramadhani – Kategori M18

Zalfa Zahira Febriyani berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ke-2 di kategori W19. Capaian ini menjadi hasil tertinggi delegasi UNAIR dalam kompetisi tersebut.

Sementara itu, Ahmad Rizki Ramadhani harus puas finis di peringkat ke-8 kategori M18, diikuti Maulidha Nur Khasanah yang menyelesaikan perlombaan di peringkat ke-10 kategori W21. Meski belum berada di puncak, ketiganya berhasil menuntaskan lintasan yang menuntut kombinasi fisik dan strategi.

Bagi para delegasi, kompetisi ini adalah laboratorium hidup. Setiap lintasan menghadirkan tantangan berbeda, mulai dari membaca detail medan, memilih jalur tercepat, menjaga ritme lari, hingga memastikan tidak ada satu pun titik kontrol yang terlewat.

“Setiap titik kontrol yang berhasil ditemukan adalah kemenangan kecil,” ujar Zalfa sebagai salah satu delegasi. Pengalaman ini menjadi bahan evaluasi berharga, bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian medan.

Kontribusi Wanala untuk Olahraga Navigasi

Keikutsertaan UNAIR dalam ajang ini menjadi bukti nyata kontribusi UKM Wanala dalam mengembangkan olahraga orienteering di lingkungan kampus. Lebih dari itu, kompetisi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan bertanding di tingkat nasional dan internasional.

Bagi Zalfa, podium kedua adalah pijakan untuk terus melangkah. Bagi Maulidha dan Dani, hasil ini adalah pemicu untuk memperbaiki strategi dan konsistensi. Dan bagi Wanala UNAIR, ketiganya adalah wajah semangat sportivitas dan pembelajaran tanpa henti.

Penulis: UKM Wanala UNAIR

Editor: Yulia Rohmawati

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top