Universitas Airlangga Official Website

Mari Berperan Bersama agar Lansia Bahagia

IL by Konde

Lansia adalah suatu kondisi ketika seseorang telah memasuki usia ≥60 tahun. Kelompok tersebut lebih rinci dikategorikan menjadi usia dini pada usia 65 – 74 tahun, paruh baya (middle-old) antara 75 – 84 tahun dan lanjut usia (oldest-old) pada usia ≥85 tahun. Peningkatan populasi lansia berbanding lurus dengan peningkatan angka harapan hidup (AHH) di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), AHH Indonesia mengalami peningkatan sehingga populasinya sejak tahun 1990 semakin meningkat. Menurut estimasi World Health Organization (WHO) populasi lansia di dunia akan meningkat dari 703 juta jiwa di tahun 2019 menjadi 1,5 milyar jiwa pada tahun 2050. Di Indonesia sendiri pada tahun 2020 jumlah lansia 26,82 juta (9,92%) dan akan diestimasi di tahun 2045 menjadi 20%. Akselerasi ini perlu dilakukan kesiapan lebih dini dari semua unsur agar kualitas hidup lansia terjaga.

Lansia berkorelasi dengan beberapa kondisi klinis yang bersifat kronik, di antaranya adalah kemunduran ataupun gangguan pada tulang, misalnya keradangan sendi, fraktur tulang, sarkopenia, dan osteoporosis; yang kesemuanya berpotensi menurunkan kualitas fungsi tulang dan kualitas hidup lansia. Penuaan yang menyebabkan penurunan masa tulang, massa dan kekuatan otot akan mempercepat terjadinya kelemahan (frailty) dalam mobilitas dan memperparah masalah kesehatan kronis lainnya.

Tegaldlimo adalah salah satu kecamatan di kabupaten Banyuwangi. Dari analisis situasi didapatkan fenomena tinginya jumlah lansia di kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Proporsi penduduk berusia lima puluh tahun telah mencapai 30,47%.Kecamatan Tegaldlimo mempunyai fasilitas layanan kesehatan, kader kesehatan dan tempat olahraga rekreasi yang bisa dioptimalisasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan lansia. Kualitas pengetahuan, nutrisi dan gaya hidup berperan penting dalam menunjang kualitas hidup lansia dan meminimalisasi morbiditas yang diakibatkannya. Namun, tingkat pengetahuan dan ketrampilan tentang kesehatan tulang-otot, nutrisi dan gaya hidup yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia dan meminimalisasi morbiditas masih perlu ditingkatkan pada masyarakat di kecamatan Tegaldlimo. Di satu sisi, pemeriksaan kesehatan terhadap lansia masih butuh ditingkatkan untuk memonitor kondisi kesehatan lansia. 

Pengabdian kepada masyarakat yang telah dlakukan di Balai Desa Tegaldlimo dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Agustus 2023 menyasar Kader Kesehatan dan lansia. Acara dihadiri oleh 47 orang peserta, diawali dengan senam bersama, penyampaian souvenir berupa alat Kesehatan kepada pihak desa, penyampaian materi oleh narasumber dan ditutup pemeriksaan antropometri dan kadar glukosa darah. Materi yang disampaikan di acara ini meliputi proses fisiologis penuaan, dampaknya dan upaya menuju lansia Bahagia oleh Dr Purwo Sri Rejeki, dr, MKes, materi nutrisi untuk kesehatan dan penguatan tulang lansia oleh Triska Susila Nindya, SKM, MPh (Nutr) dan Teknik pengukuran antropometri oleh Sakina, dr, MSi. Acara yang diketuai oleh Dr Purwo Sri Rejeki, dr, MKes berjalan sangat lancar, serta melibatkan mahasiswa S3 Kedokteran sebagai fasilitator, mahasiswa S2 Ilmu Kesehatan Olahraga sebagai instruktur gerakan senam, mahasiswa Prodi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter sebagai pelaksana kegiatan.

Penulis: Dr Purwo Sri Rejeki, dr, MKes