UNAIR NEWS – Sterilisasi kucing dengan cara pembedahan fisik maupun injeksi masih menjadi pilihan utama hingga saat ini. Sehingga proses tersebut hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis veteriner yang memiliki sertifikasi dibidangnya. Perlu adanya alternatif lain agar sterilisasi dapat langsung dilakukan oleh masyarakat umum, tentunya secara aman dan mudah diaplikasikan.
Dosen Reproduksi Veteriner, Ragil Angga Prastiya drh M Si menyebut terdapat metode alternatif pengurangan populasi kucing yang belum banyak dieksplorasi yaitu melalui kontrasepsi makanan. Hal tersebut memang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum dan praktisi, karena masih dalam tahap pengembangan oleh akademisi serta peneliti. Namun ini akan menjadi angin segar bagi produsen makanan hewan dan masyarakat umum.
Syarat Pakan Kontrasepsi
Kandidat bahan yang ditambahkan ke makanan tersebut harus aman bagi hewan yang mengkonsumsinya. Syaratnya adalah tidak toksik, tidak karsinogenik, dan tidak teratogenik.
“Jadi bahan kontrasepsi yang aman adalah tidak membuat efek racun bagi hewan, tidak menyebabkan tumbuhnya jaringan kanker (karsinogenik) serta tidak menyebabkan kecacatan pada anak yang dilahirkan (teratogenik) jika ada betina mengalami kebuntingan,” jelasnya.
Salah satu bahan yang telah diteliti hingga kini dan menunjukkan standarisasi yang aman adalah D-Limonene. Bahan itu merupakan bahan alami yang mudah diperoleh peneliti
“Ada kandidat pakan biologis kontrasepsi yang sedang dikembangkan peneliti sebagai bahan tambahan pakan yaitu D-Limonene. Dosis yang digunakan hanya sedikit saja sesuai dengan takaran pada penelitian,” ungkapnya.

Berasal dari Lime
Ragil mengatakan kandungan D-Limonene dapat ditemukan pada buah seperti jeruk nipis, jeruk purut, jeruk manis dan berbagai jenis jeruk lainnya. Dengan kadar persentase yang sedikit saja, akan membuat rusaknya hasil proses reproduksi baik pada jantan maupun betina. Akan terjadi lebih dari 50% kerusakan sel spermatozoa dan ovum pada proses spermatogenesis dan folikulogenesis.
“Ini merupakan alat kontrasepsi alami dengan konsentrasi sedikit saja akan mengakibatkan rusaknya hasil spermatogenesis dan folikulogenesis. Dengan tingkat kerusakan mencapai lebih dari 50%,” tuturnya.
Tak Menghilangkan Sifat Fisiologis
Dalam menjaga kesejahteraan hewan tersebut, maka pakan kontrasepsi harus tetap menjaga naluri harfiah kucing dalam proses reproduksi secara alami. Penggunaan D-Limonene tidak merubah sifat fisiologis kucing baik pada jantan maupun betina. Terutama pada libido yang terjadi, karena kawin merupakan sifat alamiah hewan dari nalurinya.
“Akan tetap ada libido karena ada proses hormonal yang terjadi. Tapi produksi spermatozoa dan folikel ovum akan rusak dengan tingkat.kegagalan 50% dalam proses fertilisasinya,” Jelas drh Ragil.
Penulis:azhar burhanuddin
Editor:Feri Fenoria





