UNAIR NEWS – Dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus memberdayakan potensi desa, Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas 7 Universitas Airlangga melaksanakan program kerja Nyapu Desa, Nandur Asa yang berfokus pada kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar Balai Desa Bening dan menghidupkan kembali lahan kosong. Program ini dilaksanakan pada tanggal Sabtu, 24 Januari 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.
Kegiatan kerja bakti dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa, kader bank sampah dan warga setempat untuk membersihkan lahan depan Balai Desa Bening dan depan TK. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong. Selain itu, program ini juga mencakup pemanfaatan lahan kosong yang sebelumnya tidak terkelola dengan menanam berbagai jenis tanaman seperti tanaman hias atau sayuran. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dan memperindah lingkungan.
Keterkaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dan SDG 15 (Life on Land) melalui kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan serta pemanfaatan lahan kosong. Selain itu, kegiatan gotong royong yang melibatkan mahasiswa, perangkat desa, kader bank sampah, dan masyarakat mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals), yaitu penguatan kemitraan antara berbagai elemen masyarakat dalam pembangunan desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan melanjutkan pengelolaan lahan yang telah ditanami. Mahasiswa berharap Program Kerja Nyapu Dessa, Nandur Asa dapat menjadi pemicu
munculnya kegiatan berkelanjutan yang berorientasi pada lingkungan, sehingga desa dapat berkembang menjadi lingkungan yang bersih, hijau, dan mandiri.
Penulis : Tim BBK 7





