Universitas Airlangga Official Website

Optimalisasi Parameter Proses Produksi Escherichia Coli untuk Cyclodextrin Immobilized

Beberapa faktor, termasuk pH, laju agitasi dan konsentrasi substrat mempunyai dampak besar pada sintesis (Cyclodextrin) CD. Sebelumnya, pendekatan klasik mengubah satu faktor pada satu waktu (OFAT) digunakan untuk menentukan parameter respons optimal dari sel yang tidak bergerak. Namun, hal ini memerlukan banyak waktu dan tidak mampu mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor yang terlibat. Oleh karena itu, metodologi permukaan respons (RSM) dapat menyelidiki dampak berbagai variabel dengan interaksi sekaligus mengurangi jumlah pengujian. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan parameter proses produksi CD dengan imobilisasi E. coli rekombinan pada membran serat berongga menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Sampai saat ini, belum ada penelitian tentang optimalisasi produksi CD dengan membran serat berongga E. coli rekombinan yang diimobilisasi. Penelitian sebelumnya berfokus pada produksi CD oleh sel-sel yang diimobilisasi pada spons loofa, kitosan dan manik-manik agar-gel. Selain itu, ada beberapa penelitian tentang produksi CD oleh sel yang diimobilisasi menggunakan pendekatan OFAT. Dengan demikian, pendekatan ini menyarankan bahwa produksi CD yang tinggi akan dihasilkan dengan menggunakan parameter proses yang dioptimalkan dari sel yang diimobilisasi dan penggunaan kembali biokatalis ini cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi industri.

Meningkatnya minat terhadap penerapan siklodektrin (CD) di industri disebabkan oleh struktur uniknya yang mampu membentuk kompleks inklusi dengan zat. Namun permasalahan yang muncul pada saat sintesis CD menggunakan enzim komersial (siklodekstrin glukanotransferase) adalah laju produksi yang rendah dan proses yang mahal. Oleh karena itu, sistem imobilisasi sel digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan parameter proses menggunakan Response Surface Methodology untuk meningkatkan produksi CD sel yang diimobilisasi. Produksi CD yang tinggi dicapai setelah proses optimasi. Penggunaan kembali sel yang diimobilisasi juga dapat digunakan kembali hingga enam siklus menggunakan parameter yang dioptimalkan. Temuannya mengusulkan bahwa proses optimasi meningkatkan produksi CD dan membuatnya lebih berharga untuk aplikasi industri.

Penulis: Laura Navika Yamani

Jurnal: Optimization of Process Parameters of Immobilized Escherichia Coli for Cyclodextrin Production