Universitas Airlangga Official Website

Peduli Kemanusiaan, PUSPAS UNAIR Salurkan Bantuan untuk Palestina

Foto bersama Henry Wibowo (kiri) dan Dr Wisudanto (kanan) setelah prosesi penandatanganan tanda serah terima bantuan.
Foto bersama Henry Wibowo (kiri) dan Dr Wisudanto (kanan) setelah prosesi penandatanganan tanda serah terima bantuan.

UNAIR NEWS – Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) Universitas Airlangga (UNAIR) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Jalur Gaza. Penyaluran bantuan tersebut terlaksana pada Jum’at (24/11) di Gedung Graha-BIK, Fakultas Kedokteran, Kampus Dharmahusada-A, UNAIR, Surabaya.

Penggalangan dana bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina tersebut tidak hanya tergerak oleh satu pihak. Dr Wisudanto SE MM CFP ASPF, selaku pimpinan PUSPAS menjelaskan bahwa ada pihak lain yang turut terlibat seperti Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unair, RS UNAIR, hingga RS Soetomo. 

Insyaallah bantuan ini akan kami salurkan melalui TNI Angkatan Laut Republik Indonesia, kami bekerjasama dengan alumni FK, RS UNAIR, dan RS dr Soetomo, Surabaya,” jelasnya.  

Dr Wisudanto selaku ketua Puspas menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan itu sebagai bentuk nyata dukungan masyarakat Indonesia terhadap kemerdekaan rakyat Palestina. Selain itu, beliau mengaku bahwa PUSPAS selalu berkomitmen untuk melaksanakan poin ke-3 dan ke-16 Sustainable Development Goals (SDGs). Kedua poin tersebut yakni mengenai kesehatan, kemanusiaan dan perdamaian.

“Puspas tidak hanya menjalankan tugas yang bersifat internal, namun juga melaksanakan hal-hal eksternal lainnya mengenai kemanusiaan,” tutur Dr Wisudanto. 

dr Alfian (kedua dari kiri), Henry Wibowo (ketiga dari kiri), dan Dr Wisudanto (tengah) foto bersama pengurus lainnya dalam penyerahan dana bantuan kemanusiaan secara simbolis untuk Palestina.

Selain hadirnya ketua Puspas, turut hadir perwakilan IKA Unair dan perwakilan civitas akademika FK Unair. Suwasodo Henry Wibowo Sp And MARS, sebagai perwakilan IKA Unair turut melakukan penyerahan bantuan secara resmi kepada pihak yang akan menyalurkan. 

Kepada tim UNAIR NEWS, dr Alfian selaku perwakilan civitas akademika FK Unair menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa obat-obatan, pakaian dewasa dan anak-anak, selimut, hingga bantuan pangan. Tidak hanya sekadar obat-obatan biasa, pihaknya juga turut menyumbangan cairan anesthesia untuk rumah sakit yang masih beroperasi di sana. 

“Itu karena menurut informasi terakhir yang kami terima, di sana kehabisan obat, khususnya obat untuk anesthesi, kami mendengar adanya operasi yang tidak menggunakan anesthesi, itu yang menjadi prioritas kami,” ujar dr Alfian. 

Kemudian, perwakilan IKA Unair, Henry Wibowo turut menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan ini dilatarbelakangi oleh perasaan senasib sebagai sesama tenaga medis. Pihaknya mengaku tergerak ketika mengetahui kondisi medis di Palestina yang kian hari kian memburuk. Henry Wibowo berharap besar dan sedikitnya bantuan yang disalurkan, dapat turut meringankan kesulitan yang dilami oleh warga Palestina. 

“Apa yang kita lakukan saat ini, memang tidak mengatasi masalah yang ada di sana. Namun, paling ndak masyarakat tahu bahwa kita memiliki kepedulian yang sama untuk membantu meringankan penderitaan Palestina,” jelas Henry Wibowo pada akhir wawancara. 

Penulis: Syifa Rahmadina

Editor: Feri Fenoria