Universitas Airlangga Official Website

Pembuatan Adsorben Selulosa Berbahan Dasar Limbah Kulit Pisang

ILUSTRASI pisang oleh klikdokter.com
ILUSTRASI pisang oleh klikdokter.com

Rhodamin B (RhB) merupakan zat warna yang memiliki rumus kimia C28H31N2O3Cl. Rhodamin B (RhB) banyak digunakan dalam industri tekstil karena stabilitas dan ketahanannya yang luar biasa terhadap biodegradasi. Seiring dengan masifnya ekspansi industri tekstil, maka dihasilkanlah limbah cair yang mengandung RhB di lingkungan perairan yang membawa permasalahan serius bagi kesehatan manusia. Senyawa ini telah dipastikan memiliki sifat karsinogenik dan neurotoksik. RhB dapat terakumulasi dalam sistem pencernaan manusia dan hewan sebagai akibat dari kontaminasi makanan, yang dapat menyebabkan sejumlah gangguan pencernaan seperti tumor usus, polip lambung, dan disfungsi hati. Selain itu, penggunaan RhB secara ekstensif telah dilaporkan menyebabkan iritasi tiroid, mata, dan kulit.

Beberapa pendekatan, seperti sedimentasi, fotokatalitik, degradasi mikroba, filtrasi membran, elektro-dialisis, reverse osmosis dan proses berbasis Fenton, dan nanokomposit telah dikembangkan untuk mengurangi atau menghilangkan keberadaan RhB di lingkungan perairan. Namun, keterbatasan metode-metode tersebut, seperti terciptanya polutan sekunder dan konsumsi energi yang tinggi, memerlukan pengembangan teknik yang lebih efektif. Adsorpsi adalah strategi yang sering digunakan untuk menangani kontaminan organik dan anorganik. Adsorpsi merupakan metode yang umum digunakan dalam remediasi air limbah karena efisiensi operasionalnya yang luar biasa. Proses dengan efektivitas tinggi, pengoperasian yang lebih murah dan ketersediaan bahan yang luas merupakan faktor penting ditawarkan oleh metode adsorpsi. Mengembangkan metode yang efektif untuk menghilangkan pewarna dari air sangatlah penting dan adsorpsi menggunakan adsorben padat adalah salah satu teknik yang paling menjanjikan untuk menghilangkan pewarna dalam keadaan terlarut.

Telah dibuat adsorben yang menjanjikan dari kulit pisang yang diaktivasi dengan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Hasil karakterisasi fisika-kimia menunjukkan bahwa air jeruk nipis dapat mengaktifkan bubuk kulit pisang. Air jeruk nipis dapat menjadi aktivator karena mengandung asam sitrat kurang lebih 0,5  M. Laju reaksi adsorpsi RhB ditentukan mengikuti model kinetika orde kedua semu berdasarkan analisis pemodelan kinetik, isoterm, dan termodinamika. Isoterm adsorpsi RhB menganut model Freundlich. Nilai ΔG° pada setiap suhu bernilai negatif menunjukkan bahwa proses adsorpsi RhB oleh adsorben ABP terjadi secara spontan pada suhu optimal yang rendah. Selain itu, nilai ΔG° di bawah 40 kJ mol−1 menandakan bahwa proses kemisorpsi dan mekanisme fisisorpsi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses adsorpsi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kulit pisang, jika diaktivasi dengan metode ramah lingkungan, berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan penghilang kontaminan RhB dari badan air.

Penulis: Dr. Handoko Darmokoesoemo, Drs., M.Sc.
Link jurnal: https://doi.org/10.1016/j.nanoso.2024.101146

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352507X2400057X
Baca juga: Profil Metabolit dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Pisang