Universitas Airlangga Official Website

Pembuatan Surgical Obturator untuk Pasien Post Hemimaksilektomi

Foto by Makassar Dental Journal

Prevalensi karsinoma sel skuamosa di rongga mulut sangatlah tinggi, sehingga pilihan terapi yang dilakukan adalah melakukan operasi utnuk menghilangkan sel kanker yang ada. Operasi ini akan menghasilkan defek yang signifikan pada daerah mulut dan maksilofasial, sehingga dapat mengganggu pasien untuk dapat makan, minum atau berbicara seperti sedia kala. Pembuatan Surgical Obturator ini bertujuan untuk mendukung pembentukan profil cacat intraoral, mempersingkat waktu pemulihan, dan meningkatkan aspek psikologis pasien dengan memasukkan obturator bedah pasca operasi.

Seorang laki-laki berusia 44 tahun datang ke RSGM Universitas Airlangga atas rujukan RSUP Dr. Soetomo Bagian Bedah Kepala Leher karena rekuren karsinoma sel skuamosa palatal. Pasien memerlukan obturator bedah untuk mengembalikan defek anatomis pasca hemimaksilektomi. Forum diskusi multidisiplin dilakukan untuk menentukan rencana pengangkatan jaringan, dan prostodontis merancang surgical obturator. Desain dibuat memanfaatkan retensi 17 dan 27 gigi yang tersisa dengan cengkram Adams. Dalam hal ini, retensi mekanis dicapai dengan kawat yang dipasang ke tulang zygoma. Gigi tiruan disusun di area anterior untuk meningkatkan estetik, sedangkan di area posterior gigi tiruan tidak digunakan untuk meminimalkan beban pengunyahan.

Adanaya surgical obturator ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi pengunyahan, fungsi bicara dan psikologi pasien. Hal ini agar pasien dapat segera mendapat asupan dalam proses penyembuhan post operasi dan juga pasien dapat merasa lebih percaya diri saat kembali ke masyarakat sebelum dapat dilakukan pembuatan gigi tiruan yang definitif.

Penulis: Ratri Maya Sitalaksmi, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.Pros(K)

Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat di:

DOI : 10.4103/jioh.jioh_251_21

Ratri M. Sitalaksmi, Muhammad D. A. Ari, Karina Mundiratri, Real A. Au. Sanjaya, Tasya R. Pramesti, Agus Dahlan

Surgical Obturator as an Immediate Prosthesis Post Hemimaxillectomy of Palatal Squamous Cell Carcinoma: A Case Report

Journal of International Oral Health, 2022, 14(5), 524–528