UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) resmi memulai arah kepemimpinan baru untuk fakultas dengan menyelenggarakan serangkaian agenda Pemilihan Dekan (Pildek) periode 2025-2030. Mengingat peran krusial dekan dalam mewujudkan cita-cita dan pengembangan fakultas, terdapat seleksi yang cukup ketat untuk menjaring para calon.
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR turut menggelar agenda pemaparan gagasan calon dekan sebagai salah satu proses Pildek. Kegiatan ini terselenggara pada Kamis (21/8/2025) di Aula Sumarto, Gedung FKM, Kampus MERR-C, UNAIR. Hadir lima calon dekan dalam kegiatan tersebut, meliputi Dr Fariani Syahrul SKM MKes, Prof Ira Nurmala SKM MPH PhD, Prof Dr Sri Sumarmi SKM MSi, Dr Djazuly Chalidyanto SKM MARS, dan Prof Dr Ratna Dwi Wulandari SKM MKes.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Wakil Dekan I FKM UNAIR, Prof Dr drg Nyoman Anita Damayanti MS. Pada sambutannya, Prof Nyoman menyampaikan rasa kagumnya atas keberanian para calon dalam mengambil peran untuk memimpin fakultas.
“Kami melihat anak-anak kami, yang sekarang sudah akan menjadi calon dekan, begitu luar biasa. Dari awal masuk menjadi mahasiswa, kemudian menjadi rekan, dan sekarang akan menjadi pemimpin kita,” ujarnya.

Wujudkan Tujuan Bersama
Lebih lanjut, Prof Nyoman mengatakan pentingnya seorang pemimpin yang visioner, inklusif, dan adaptif. Menurutnya, tantangan dalam ruang lingkup kesehatan masyarakat semakin kompleks, sehingga perlu pemimpin yang mampu merumuskan strategi jangka panjang.
“Kita semua berharap akan mendengar gagasan dari calon dekan, bagaimana beliau nanti melihat arah pengembangan FKM di masa depan, strategi untuk menghadapi tantangan tersebut, pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta bagaimana FKM dapat terus relevan dan berkontribusi bagi bangsa maupun negara,” tuturnya.
Agenda presentasi gagasan ini tidak hanya menjadi wadah untuk calon dekan menyampaikan motivasi, visi misi, dan program kerja, melainkan sebagai sarana bagi sivitas akademika dalam proses Pildek. Untuk itu, Prof Nyoman mengajak peserta kegiatan untuk aktif berdiskusi agar semua pihak dapat mengetahui langkah konkret yang akan dilakukan oleh masing-masing calon dalam lima tahun ke depan.
“Kami persilahkan teman-teman para sivitas akademika untuk menyimak dengan seksama, memberikan masukan yang konstruktif, dan bersama-sama menjalin suasana yang terbuka, sehat, dan penuh kesantunan,” ajaknya.
Pada akhir, Prof Nyoman juga menyampaikan pesan dari Dekan FKM UNAIR, Prof Dr dr Santi Martini MKes, yang berhalangan hadir. “Siapapun nanti yang terpilih menjadi pemimpin FKM UNAIR, jadilah pengayom semua unsur di FKM UNAIR. Kami percaya, kalian bisa membawa apa yang kita kejar dan apa yang kita ingin kontribusikan untuk FKM UNAIR,” tutupnya.
Penulis: Selly Imeldha
Editor: Khefti Al Mawalia





