Universitas Airlangga Official Website

Peneliti Kembangkan Modifikasi Mikro-Nano Berbentuk Bunga untuk Tingkatkan Kualitas Permukaan Implan Titanium

Sumber ilustrasi: Alodokter

Implan gigi berbahan titanium telah lama menjadi gold standart dalam bidang dalam bidang prostodonsia dan saat ini menjadi salah satu pilihan yang paling diminati pasien untuk menggantikan gigi yang hilang, berkat kekuatan biomekaniknya yang tinggi dan biokompatibilitasnya yang sangat baik.

Namun, meskipun unggul dari sisi kekuatan dan kestabilan biologis, titanium memiliki kelemahan mendasar: tidak memiliki sifat antimikroba alami. Hal ini membuat implan rentan terhadap kolonisasi bakteri yang dapat memicu peri-implantitis, peradangan pada jaringan di sekitar implan. Kondisi ini tidak hanya memperlambat pemulihan pascaoperasi, tetapi juga dapat mengganggu proses integrasi implan dengan jaringan sekitarnya.

Dalam publikasi terbaru berjudul “In vitro investigation of flower-like micro-nano topography modifications to improve titanium implant surface properties”, tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Nadia Kartikasari mengembangkan inovasi desain permukaan implan dengan modifikasi topografi mikro-nano berbentuk bunga. Tujuannya adalah untuk meningkatkan sifat permukaan implan, termasuk potensi peningkatan sifat antimikroba dan kemampuan integrasi jaringan.

Penelitian dilakukan secara in vitro, dengan memodifikasi permukaan titanium menggunakan teknik pembentukan struktur mikro-nano yang menyerupai kelopak bunga. Desain ini diharapkan dapat menciptakan permukaan dengan luas kontak lebih besar, meningkatkan adhesi sel, sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri.

“Implan gigi adalah salah satu perawatan prostodonsia yang sangat diminati karena mampu mengembalikan fungsi dan estetika secara optimal. Namun, sifat titanium yang  tidak memiliki sifat antibakteri membuatnya rawan kolonisasi bakteri. Melalui modifikasi mikro-nano berbentuk bunga ini, kami berharap dapat menghadirkan generasi baru implan yang lebih tahan infeksi dan mendukung proses penyembuhan yang lebih cepat,” ungkap Dr. Nadia Kartikasari, ketua peneliti.

Temuan ini membuka peluang pengembangan implan gigi yang lebih aman dan inovatif di masa depan. Selain itu, teknologi ini juga berpotensi diterapkan pada bidang kedokteran lain yang memanfaatkan material titanium, seperti ortopedi dan bedah saraf.

Penulis: Nadia Kartikasari, drg., M.Kes.
Detail paper:
In vitro investigation of flower-like micro-nano topography modifications to improve titanium implant surface properties
Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/in-vitro-investigation-of-flower-like-micro-nano-topography-modif