Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Inovasi Produk Melalui Peran Mediasi Budaya Inovasi

Ilustrasi by Kompas Klasika

Globalisasi di bidang ekonomi memberikan peluang sekaligus tantangan bagi perusahaan di suatu negara. Peluangnya adalah memperluas pangsa pasar yang belum ada, sedangkan tantangan yang harus dihadapi adalah harus menerima kedatangan kompetitor dari seluruh dunia. Indonesia sebagai salah satu bagian dari kawasan Asia Tenggara memiliki peluang dan tantangan yang sama untuk menghadapi pasar bebas yaitu Masyarakat Ekonomi Asean.

MEA mendorong perusahaan untuk mempersiapkan strategi dengan pasar dan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. Selain menyiapkan strategi, perusahaan juga dituntut untuk memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan di perusahaan untuk memastikan perusahaan dapat bertahan. Strategi yang diterapkan oleh perusahaan diharapkan mampu mengembangkan perusahaannya dan mencapai keunggulan bersaing. Salah satu hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk mencapai keunggulan bersaing adalah dengan melakukan inovasi.

Inovasi produk dapat menjadi tolak ukur kemajuan fungsional suatu produk dalam suatu perusahaan dan dapat menghadirkan produk yang lebih maju dibandingkan produk pesaing. Song and Parry (1997, p. 64) menjelaskan bahwa keunggulan kompetitif suatu produk merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu produk baru (sehingga suatu produk inovasi harus memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk sejenis lainnya). Hal ini juga sejalan dengan pendapat Cooper (2000, p. 38) bahwa keunggulan produk baru sangat penting dalam lingkaran pasar global yang sangat kompetitif. Keunggulan tersebut tidak lepas dari pengembangan inovasi produk yang dihasilkan sehingga memiliki keunggulan di pasar yang akan datang.

Penulis: Erina Sudaryati

Link Jurnal: https://fortunepublishing.org/index.php/rbaf/article/view/125