Perkembangan keuangan Islam di sebagian negara mayoritas muslim ternyata tidak berjalan cepat, termasuk Indonesia. Di banyak negara, share keuangan Islam terhadap total aset keuangan relatif kecil. Ini menimbulkan pertanyaan, apa sebenarnya yang sangat mempengaruhi perkembangan keuangan Islam. Penelitian ini mencoba untuk melihat pengaruh dari kualitas institusi negara, economic freedom, dan perkembangan teknologi terhadap perkembangan keuangan Islam.
Penelitian ini berkontribusi pada literatur keuangan Islam dengan menunjukkan determinan perkembangan keuangan Islam, yaitu kualitas kelembagaan negara, kebebasan ekonomi, dan perkembangan teknologi. Hasil studi menunjukkan bahwa ada hubungan positif antar variabel kualitas kelembagaan, economic freedom, maupun teknologi terhadap perkembangan keuangan Islam (syariah).
Kualitas institusi, misalnya, menunjukkan adanya dampak positif terhadap perkembangan keuangan Islam. Salah satu tolok ukuran kualitas institusi adalah pengendalian terhadap korupsi. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara pengendalian korupsi dan perkembangan keuangan Islam. Hasil ini mendukung gagasan bahwa kinerja secara keseluruhan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan keuangan Islam.
Lebih lanjut, studi ini menilai kebebasan ekonomi, yang mencerminkan mekanisme supremasi hukum (hak dan integritas), ukuran pemerintahan (stabilitas dan pengendalian harga), kebebasan berusaha (efektivitas regulasi dan efisiensi), dan keterbukaan pasar (stabilitas kinerja keuangan) memiliki dampak terhadap perkembangan keuangan Islam. Berdasarkan temuan empiris, kebebasan ekonomi memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan keuangan syariah yang didukung oleh kinerja pertumbuhan ekonomi.
Temuan tersebut sejalan dengan kinerja keuangan yang meningkat terkait dengan ekspansi perekonomian, yang mendukung teori pertumbuhan keuangan. Oleh karena itu, ekspansi ekonomi dapat meningkatkan efektivitas kebebasan ekonomi dalam rangka mendongkrak kinerja keuangan Islam.
Kontribusi teknologi terhadap perkembangan keuangan Islam memiliki hasil yang sama, hubungan positif. Perkembangan teknologi berdampak positif terhadap perkembangan keuangan Islam. Tata kelola yang efektif sangat penting untuk memastikan dampak teknologi pada pertumbuhan keuangan Islam.
Secara umum, penelitian ini memiliki kontribusi terhadap keuangan Islam. Pertama, penelitian ini menutup kesenjangan pengetahuan pada hal-hal yang jarang dibahas, yaitu pengembangan keuangan Islam dari sisi kelembagaan negara. Kedua, negara bisa mendorong pengembangan keuangan Islam dengan memperbaiki kualitas institusi negara yang di dalamnya termasuk kepastian hukum, lingkungan industri yang sehat, kebebasan berusaha, dan keterbukaan pasar.
Selengkapnya silahkan dibaca pada:
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2199853124000738
Penulis: Imron Mawardi, Muhammad Ubaidillah Al Mustofa, Tika Widiastuti, Mohammad Ghozali
Baca juga: Peran Pendidikan Vokasi pada Pengangguran di Indonesia





