Universitas Airlangga Official Website

Penggunaan Laser Pikosekon di Bidang Dermatologi

Foto by Republika

Laser adalah salah satu terapi yang sering digunakan di bidang dermatologi. Cahaya dari laser akan diserap oleh bagian tertentu pada kulit yang disebut sebagai kromofor. Laser bekerja pada kromofor melalui beberapa mekanisme seperti interaksi fotokimia, fototermal, fotoablasi, fotodisrupsi dan ablasi yang diinduksi oleh plasma.

Laser pikosekon adalah jenis laser yang memiliki durasi tembakan yang sangat singkat. Hal ini menyebabkan efek laser pikekon terbatas pada kromofor sasaran dan kerusakan jaringan normal di sekitar kromofor diminimalkan. Durasi tembakan dalam pikosekon juga memungkinkan laser ini untuk bekerja melalui interaksi fotoakustik dan laser-induced optical breakdown. Interaksi ini memerlukan energi yang lebih kecil untuk menghancurkan sasaran, yang dikenal sebagai ablasi dingin.

Tinjauan pustaka menunjukkan bahwa terdapat 2 jenis laser pikosekon yang telah banyak diteliti, yaitu laser pikosekon alexandrite 755-nm serta Nd:YAG 532-nm dan 1064-nm. Laser pikosekon lebih unggul dan efektif dibandingkan jenis laser yang lain di bidang dermatologi untuk indikasi penghilangan tato, nevus Ota, nevus Hori, serta jaringan parut atrofik yang disertai dengan hiperpigmentasi. Laser pikosekon juga efektif untuk indikasi freckles, lentigo solaris dan café-au-lait macules. Laser ini juga memiliki profil keamanan yang lebih baik berupa downtime yang lebih singkat, rasa nyeri yang lebih kecil serta insidensi hiperpigmentasi pascaradang yang lebih rendah. Namun, laser pikosekon umumnya memiliki biaya terapi yang lebih mahal, serta belum dapat mencegah kekambuhan pada kasus dermatologi tertentu seperti melasma dan café-au-lait macules. Oleh karena itu, laser pikosekon dapat digunakan sebagai modalitas pilihan di bidang dermatologi pada beberapa indikasi di atas, namun tetap dengan mempertimbangkan biaya, efek samping serta tingkat kekambuhan.

Penulis: dr. Diah Mira Indramaya, Sp.DV(K)

Informasi lengkap dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

https://e-journal.unair.ac.id/BIKK/article/view/25144

Application of Picosecond Laser in Dermatology                                                                                  

Lunardi Bintanjoyo , Diah Mira Indramaya