Universitas Airlangga Official Website

Peran Kincir Angin: Membangun Kampus Hijau dengan Energi Terbarukan

Peran Kincir Angin: Membangun Kampus Hijau dengan Energi Terbarukan. (Foto: Istimewa)

Energi terbarukan merupakan kunci penting dalam usaha kita sebagai upaya mengurangi dampak negatif perubahan iklim serta menjaga bumi ini bagi generasi mendatang. Salah satu bentuk energi terbarukan yang semakin dikenal dan digunakan adalah kincir angin. Penggunaan kincir angin di area kampus dapat membantu memajukan tujuan keberlanjutan dan menciptakan kampus yang lebih hijau.

Universitas Airlangga turut mendukung lingkungan berkelanjutan dengan menguji dan memanfaatkan energi terbarukan berupa kincir angin. Penggunaan kincir angin di kampus memiliki beberapa manfaat yang signifikan diantaranya:

1) Energi terbarukan, energi angin akan memutar kincir diteruskan untuk memutar baling – baling pada generator di bagian belakang kincir angin sehingga menghasilkan energi listrik. Penggunaan kincir angin sendiri dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon;

2) Edukasi dan penelitian, kampus merupakan tempat yang ideal untuk melibatkan mahasiswa dalam penelitian dan pengembangan teknologi energi terbarukan. Kincir angin terus dikembangkan seiring dengan ketersedian energi angin yang melimpah serta ramah lingkungan. Implementasi kincir angin memberikan peluang berharga untuk penelitian dan pengembangan inovasi baru baik oleh pengajar maupun mahasiswa.

Penelitian dan pengembangan yang dilakukan akan meningkatkan kemampuan kreativitas serta problem solving mahasiswa. Inovasi yang dihasilkan tentu akan memberikan daya tarik dan meningkatkan reputasi  kampus; 3) Kampus yang menggunakan kincir angin dapat mengurangi ketergantungan mereka pada sumber energi fosil. Energi fosil sudah seharusnya untuk diminimalisir karena keterbatasan ketersediaannya dan adanya emisi yang dihasilkan. Beralih ke energi terbarukan seperti kincir angin akan mengurangi biaya energi, sebab kincir angin hanya membutuhkan energi angin yang jumlahnya tidak terbatas dan turbin. Listrik yang dihasilkan dalam jumlah besar sehingga dinilai lebih hemat biaya. Penggunaan kincir angin pada kampus juga sebagai implementasi lingkungan keberlanjutan.

Pemanfaatan kincir angin sebagai salah satu energi terbarukan selaras dengan penerapan Sustainable Development Goals (SGDs) poin 7 yakni affordable and clean energy. Di Universitas Airlangga, kincir angin yang terletak di Rumah Kompos dapat menggerakkan turbin dengan kapasitas 1000 watt dengan kapasitas penyimpanan sebesar 4000 watt. Energi listrik yang dihasilkan ini dapat memenuhi kebutuhan listrik pada mesin penggiling dan mesin lain pada Rumah Kompos.

Penulis: Tim DLKKL