Universitas Airlangga Official Website

Peran Pravastatin dalam Mencegah Preeklamsia pada Ibu Hamil Berisiko Tinggi

Penyebab Preeklampsia

Artikel ini merupakan surat kepada editor yang membahas peran pravastatin dalam mencegah preeklampsia pada ibu hamil berisiko tinggi. Preeklampsia adalah kondisi serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan bisa berakibat fatal bagi ibu maupun bayi. Pravastatin, yang umumnya digunakan untuk menurunkan kolesterol, diketahui memiliki efek perlindungan terhadap pembuluh darah dan mengurangi peradangan, yang berpotensi mencegah preeklampsia. Artikel ini mengkritisi meta-analisis sebelumnya yang menyimpulkan bahwa pravastatin tidak efektif dalam menurunkan risiko preeklampsia.

Berdasarkan analisis ulang yang dilakukan oleh penulis, pravastatin justru menunjukkan manfaat yang signifikan dalam mengurangi risiko preeklampsia, terutama preeklampsia yang terjadi sebelum waktunya (preterm preeklampsia). Selain itu, pravastatin juga dikaitkan dengan penurunan angka persalinan prematur, yang berarti bayi dapat lahir lebih dekat ke usia kehamilan yang cukup bulan. Penulis juga menyoroti perbedaan penting antara dua studi utama yang digunakan dalam meta-analisis ini, yaitu INOVASIA dan US OPRC. Studi INOVASIA secara khusus meneliti efektivitas pravastatin dalam mencegah preeklampsia, sedangkan US OPRC lebih fokus pada keamanan dan farmakokinetik obat ini pada kehamilan. Ada perbedaan dalam dosis dan waktu pemberian pravastatin di kedua studi ini, yang berpotensi mempengaruhi hasil akhir.

Kesimpulannya, penulis berpendapat bahwa pravastatin memiliki manfaat yang menjanjikan dalam mencegah preeklampsia dan kelahiran prematur, terutama pada ibu hamil yang berisiko tinggi. Namun, masih diperlukan penelitian berskala besar untuk memastikan efektivitas dan dosis optimalnya.

Penulis: Muhammad Ilham Aldika Akbar, Gustaaf Dekker

Detail tulisan ini dapat dilihat di: https://www.ajogmfm.org/article/S2589-9333(23)00402-0/fulltext