Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan komoditas perikanan ekonomis tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun luar negeri. Sebagai komoditas ekspor, permintaan ikan jenis ini cukup tinggi di pasar luar negeri. Hal ini dikarenakan pertumbuhannya yang relatif cepat, perawatan yang mudah dan toleransi yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Pada aktivitas budidaya ikan kakap putih, terdapat beberapa tahap antara lain: pembenihan, pendederan, dan pembesaran. Pendederan merupakan kegiatan dimana larva ikan yang telah dipijahkan akan dipisahkan dari induknya. Pendederan perlu dilakukan agar ikan yang akan ditebar di kolam pembesaran turun angka kematiannya dan mendapatkan benih dengan ukuran yang seragam. Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau atau BBPBAP Jepara merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang cukup lama dan ahli dalam aktivitas budidaya ikan kakap putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pendederan ikan kakap putih di lokasi tersebut.
Metode dan Hasil
Metode kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Ikan kakap putih yang digunakan adalah 1000-1500 ekor yang berasal dari BBPBAP Jepara dengan panjang 5-6 cm dan berat 3-4 g. Hasil penelitian menunjukkan persentase tingkat kelangsungan hidup ikan kakap putih sebesar 80% dengan FCR (Feed Conversion Ratio) 1,51. Hasil rata-rata parameter kualitas air di kolam pemeliharaan ikan kakap putih menunjukkan nilai yang optimum (salinitas 30-35 ppt, DO 3,2-3,8 mg/L, dan suhu air 28,6-32,6°C). Hal ini dapat disimpulkan bahwa performa pendederan di BBPBAP Jepara menunjukkan performa yang baik.
Penulis: Syifania Hanifah Samara, S.Pi., M.Sc.
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1036/1/012118/pdf
Saputra, A. R. S. H., & Samara, S. H. (2022, July). Performance analysis of white snapper (Lates calcarifer) nursery at BBPBAP Jepara. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1036, No. 1, p. 012118). IOP Publishing.; https://doi.org/10.1088/1755-1315/1036/1/012118





