Caring merupakan inti dari keperawatan dan membutuhkan keterampilan dan pengetahuan profesional ilmiah. Ilmu Caring adalah “disiplin induk” dari ilmu Caring klinis, yang berfokus pada pasien serta konteks layanan kesehatan [1]. Caring adalah seni yang berkembang dalam keperawatan, dan ilmu kepedulian menjamin praktik keperawatan, pemberian perawatan, penelitian, dan prosedur administrasi [2]. Menumbuhkan kualitas kepedulian melalui pendidikan perawat adalah prioritas utama. Meskipun istilah “caring” dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai interaksi manusia, satu definisi umum tetap menyatakan bahwa itu adalah “suatu tindakan yang dilakukan dengan maksud untuk menunjukkan kepedulian terhadap orang lain sedemikian rupa sehingga mereka merasa secara fisik dan aman dan tenteram secara emosional” [3]. Berdasarkan teori Leininger, [4] menemukan bahwa kepedulian adalah naluri universal manusia, meskipun ekspresi dan penekanannya bervariasi antar budaya. Berbagai definisi ini menyoroti fakta bahwa ada berbagai perspektif mengenai perilaku kepedulian. Teori Kepedulian Swanson secara teoritis kurang abstrak dibandingkan Teori Besar Kepedulian Manusia Watson, dan sebaliknya berfokus pada fakta konkret dan contoh ilustratif untuk menjelaskan apa artinya bagi perawat untuk terlibat dalam pekerjaan kepedulian. Menurut pandangan ini, kepedulian adalah “cara pengasuhan dalam berhubungan dengan individu yang dihargai sehingga seseorang merasakan perasaan komitmen dan kewajiban yang tulus” [5]. Watson mengklaim bahwa ada perbedaan dalam kaliber perilaku kepedulian ketika wawasan teoritis diwujudkan dalam kenyataan [6]. Masih terdapat perdebatan, baik di dalam maupun di luar keperawatan, mengenai pentingnya tindakan empati. Beberapa orang menganggap keperawatan sebagai pekerjaan klinis murni yang tidak memerlukan latar belakang akademis apa pun [7]. Namun, hanya ada sedikit penelitian yang dilakukan untuk merangkum perilaku Caring mahasiswa keperawatan dengan sebagian besar penelitian sebelumnya fokus pada setiap domain perilaku Caring. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rangkuman tentang perilaku Caring di kalangan mahasiswa keperawatan agar dapat menggambarkan pandangan yang lebih komprehensif, yang dapat digunakan sebagai data dasar argumen bahwa menumbuhkan perilaku Caring harus menjadi fokus awal kurikulum keperawatan.
Penulis: Prof. Dr. Ah. Yusuf S., S.Kp., M.Kes.
Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/nursing-student-caring-behaviours-a-systematic-review
Baca juga: Perilaku Caring Islami Dapat Meningkatkan Imunitas Perawat pada Masa Pandemi COVID-19





