Universitas Airlangga Official Website

Perilaku Caring Islami Dapat Meningkatkan Imunitas Perawat pada Masa Pandemi COVID-19

Perilaku Caring Islami Dapat Meningkatkan Imunitas Perawat pada Masa Pandemi COVID-19
Sumber: Chanelmuslim.com

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) (WHO, 2020a). Karakteristik penyakit ini dapat secara signifikan meningkatkan beban yang ada pada fasilitas perawatan kesehatan (Elhadi et al., 2020). Imbas masa pandemi COVID-19 yang banyak tersebut, perawat sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan keperawatan perlu menjaga imunitas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perawat mengalami masalah psikologis menghadapi pandemi covid-19 dengan ditunjukkan adanya gangguan pencernaan (59%), kelelahan (55%), sulit tidur (45%), gugup (28%), sering menangis (26%), dan mengalami burnout (ALOWENI et al., 2020; Shen et al., 2020).

Perawat hampir seluruhnya berjenis kelamin perempuan (81.3%) dengan sebagian besar memiliki usia dewasa awal (43.8%). Pendidikan responden Sebagian besar adalah sarjana keperawatan Ners (75%) dengan status pegawai tetap yang hampir seluruhnya (87.5%). Seluruh perawat medical bedah sudah mendapat vaksin COVID-19 secara lengkap atau 2 kali vaksin (100%). caring islami meningkatkan nyaman psikospiritual, kesiapsiagaan, dan Eritrosit perawat (p = 0.043, P = 0,043 and p = 0.015). Hemoglobin, hematokrit, Trombosit, dan leucosit tidak signifikan dipengaruhi oleh caring islami (p = 0,145, p = 0,641, p = 0,287, dan p = 0,103). Caring islami ada pengaruhnya terhadap nyaman psikospiritual dan kesiapsiagaan perawat. Caring islami berpengaruh terhadap peningkatan imunitas dilihat dari peningkatan eritrosit

Caring islami dapat diterapkan di seluruh ruang perawatan rumah sakit sehingga perawat sehingga perlu penerapan secara konsisten. Pemeriksaan imunitas spesifik (IL2) pada perawat yang mendapatkan caring islami perlu dilakukan kembali.

Penulis : Dr. Abu Bakar, M.Kep., Ns.Sp.Kep.M.B.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di : http://saber.ucv.ve/ojs/index.php/rev_gmc/article/view/29721

Baca juga: Respons Imun Plasenta terhadap Infeksi Sars-Cov-2