Universitas Airlangga Official Website

Peringati Hari Pahlawan, UNAIR Mengajar Gelar Program Edukasi untuk Anak Jalanan 

Departemen Program, Badan Otonom SCOLAH - UNAIR Mengajar adakan program Joy On The Street (JOTS) untuk anak jalanan di Taman Baca Wapose, Kalisari, Surabaya
Departemen Program, Badan Otonom SCOLAH - UNAIR Mengajar adakan program Joy On The Street (JOTS) untuk anak jalanan di Taman Baca Wapose, Kalisari, Surabaya

UNAIR NEWSJoy On The Street (JOTS) merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan oleh departemen Program dari badan otonom SCOLAH – UNAIR Mengajar. Dalam rangka memperingati hari pahlawan, JOTS mengusung tema “Fostering a Spirit of Nationalism in Street Children by Promoting Equal Distribution of Education in Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu (12/11/2023) dan bertempat di Taman Baca Wapose, Kalisari, Surabaya. 

Program JOTS memiliki fokus untuk mengajar anak-anak jalanan di daerah tertinggal yang ada di Surabaya dan sekitarnya. Meskipun Surabaya bertempat di ibu kota, ternyata masih banyak ditemukan beberapa tempat yang masih tertinggal terutama dari segi pendidikan. Terselenggaranya program JOTS, menjadi harapan untuk  dapat memberikan dampak yang baik dan manfaat kepada anak-anak jalanan daerah tertinggal di Surabaya dan Sekitarnya.  

JOTS kali ini merupakan kali ke V setelah sebelumnya diselenggarakan pada tempat dan bulan yang berbeda. Pada setiap pelaksanaannya, JOTS memiliki tema yang menyesuaikan moment disetiap bulannya. Pada JOTS bulan November kali ini, diangkat tema tentang hari pahlawan yang diperingati pada 10 November kemarin. 

Sebagai ajang memperingati Hari Pahlawan, panitia memberikan pembelajaran secara interaktif kepada anak-anak jalanan bertemakan Hari Pahlawan. Berbagai kisah menarik diceritakan, tentang para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Kegiatan bermain sambil belajar merupakan pembelajaran interaktif yang panitia pilih agar anak-anak dapat dengan mudah dalam memahami materi yang disampaikan.. 

Pada sesi penyampaian materi, panitia tidak hanya menyampaikan secara verbal, namun juga diikuti dengan penampilan film-film berdurasi pendek tentang hari pahlawan. Hal tersebut digunakan, agar anak-anak tidak bosan dan dapat lebih mudah dalam menerima pembelajaran. 

Sifat anak-anak yang masih dalam proses pertumbuhan membuat dirinya membutuhkan didikan dan contoh yang baik dari orang-orang disekitarnya. Apabila orang-orang disekitarnya dapat mencontohkan perilaku disiplin,bertanggung jawab, etika yang baik, maka anak anak akan mencontoh perilaku tersebut dalam kehidupannya. Namun apabila orang-orang disekitarnya mencontohkan perilaku tidak terpuji, maka anak-anak dengan mudah juga akan mencontoh perilaku tidak terpuji yang dilihatnya. 

Adalah Pak Sulasun, yang menjadi penanggung jawab dari Taman Baca Wapose. Beliau menuturkan bahwa dalam mendidik seorang anak, kasih sayang yang diberikan bukan hanya direpresentasikan dengan memberikan hadiah, memberi makanan, merangkul dan memanjakan. Namun kasih sayang yang diberikan adalah dengan memberikan pelajaran berharga seperti perilaku disiplin, etika, dan tidak memberikan perhatian khusus atau tidak memberikan sifat manja kepada anak-anak. 

Adhies selaku ketua pelaksana, menyampaikan harapannya kepada tim UNAIR News terkait kegiatan JOTS yang telah terlaksana . Adhies berharap, datangnya panitia UNAIR Mengajar dapat diterima dengan baik dan memberikan kesan dan manfaat kepada para anak jalanan di Kalisari. “Walaupun terlaksananya program ini tidak sebesar kegiatan belajar mengajar di sekolah, namun aku berharap, dari sedikit materi yang kita beri, bisa terus melekat di hati adik-adik peserta” ujarnya

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 – 11.00 ini diakhiri dengan penampilan dari panitia UNAIR Mengajar dan anak-anak jalanan Kalisari. Kegiatan ditutup dengan pembacaan puisi dan bernyanyi bersama. Acara ini ditutup dengan meriah bersama dengan para anak-anak jalanan di Taman Baca Wapose.        

                                                                                                                                                                                      

Penulis: Maryam Fauziah

Editor: Feri Fenoria