Universitas Airlangga Official Website

Perkuat Kerja Sama Internasional, UNAIR Sambut Kedatangan Kedutaan Besar Republik Yaman

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menerima kunjungan strategis dari Kedutaan Besar Republik Yaman untuk Indonesia dalam sebuah strategic meeting yang digelar di Gedung Rektorat, Kampus MERR-C UNAIR, pada Selasa (19/5/2026). Pertemuan tersebut bertujuan untuk memantau langsung kondisi mahasiswa asal Yaman yang tengah menempuh studi di UNAIR, sekaligus memperkuat dan memperluas jalinan kerja sama akademik antara kedua belah pihak.

​Acara dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Universitas Airlangga serta perwakilan dari Airlangga Global Engagement (AGE). Dalam sambutannya, Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan S E M Si M Fin, berharap kolaborasi ini mampu memberikan manfaat timbal balik bagi UNAIR maupun Republik Yaman.

​“Nantinya, pendidikan tinggi dapat menjadi jembatan strategis untuk memperkuat penanganan dan kerja sama antara kedua negara,” ucapnya.

​Melalui kerja sama ini, Ia berharap dapat mewujudkan program bimbingan dan beasiswa bagi para dosen UNAIR untuk menempuh pendidikan formal di Yaman. Langkah itu dinilai dapat memperkuat pengetahuan akademik, mengingat Yaman memiliki kompetensi yang sangat diperhitungkan terutama di bidang ekonomi syariah.

​Merespons hal tersebut, Kedutaan Besar Republik Yaman menyambut baik dan menyatakan keterbukaannya untuk merealisasikan harapan UNAIR, termasuk dalam memfasilitasi pengembangan program studi ekonomi syariah. Dalam sambutannya, Duta Besar Yaman menegaskan bahwa hubungan diplomasi tidak boleh terbatas pada sektor politik dan budaya saja, melainkan harus menyentuh sektor pendidikan yang menjadi kunci lahirnya generasi unggul.

​”Hubungan antara Yaman dan Indonesia bukan sekadar hubungan antarnegara biasa, melainkan ada  ikatan sejarah yang saling menguatkan. Keberadaan mahasiswa Yaman di UNAIR merupakan kehormatan besar sekaligus sebuah lompatan kemajuan bagi masyarakat kami,” ungkap H E Salem Ahmed selaku Duta Besar Yaman untuk Indonesia.

​Selain membahas penguatan kerja sama, dalam pertemuan tersebut pihak Kedutaan Besar Yaman juga menggali informasi lebih dalam mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa asing di UNAIR. Khususnya membahas persyaratan, jalur masuk, hingga peluang beasiswa yang disediakan oleh UNAIR maupun Pemerintah Indonesia.

Langkah itu harapannya dapat mendorong lebih banyak generasi muda Yaman untuk menempuh studi di Indonesia, maupun sebaliknya. Melalui pertemuan strategis, kedua belah pihak berkomitmen untuk segera menindak lanjuti poin-poin kesepakatan, termasuk program pertukaran budaya serta realisasi beasiswa. Upaya tersebut dilakukan demi menjaga keberlanjutan hubungan baik yang telah mengakar kuat antara Indonesia dan Yaman di berbagai sektor termasuk pendidikan. 

Penulis: Nur Ibad Khasani

Editor: Khefti Al Mawalia