Universitas Airlangga Official Website

Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UNAIR dan Renaissance University Tandatangani Nota Kerjasama dan Anjangsana

UNAIRNEWS – Perkuat jejaring internasional dan kolaborasi pendidikan lintas negara, Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan kunjungan resmi ke Renaissance University. Kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa (29/9/2026) di Tashkent, Uzbekistan.

Kunjungan delegasi UNAIR yang dipimpin langsung oleh Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi MFin bersama lima jajaran pimpinan universitas lainnya, disambut hangat oleh pihak pimpinan Renaissance University yang dipimpin oleh Presiden Universitas, Mr. Ma’rufjon Vakhobov, serta Rektor, Mr. Bekzod Rozimov.

Pertemuan dimulai dengan International Conference Session. Dalam sesi tersebut, Rektor UNAIR menyampaikan sambutan bertajuk Bridging Horizons: Strengthening Economic and Cultural Synergies Between Indonesia and Uzbekistan Higher Education. Ia menekankan pentingnya sinergi ekonomi dan budaya antara kedua negara melalui pendidikan tinggi.

Puncak dari kunjungan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara UNAIR dan Renaissance University. Kerja sama strategis itu mencakup berbagai bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain penandatanganan MoU, kedua belah pihak mengadakan sesi diskusi mendalam mengenai area kolaborasi konkret yang dapat segera direalisasikan. Dalam rangkaian kunjungan kerja di Uzbekistan, Rektor UNAIR beserta jajaran pimpinan juga melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan dan Kyrgyzstan, Prof Dr Siti Ruhaini Dzuhayatin. 

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis serta dukungan diplomasi dalam memperluas dan memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara Indonesia dan Uzbekistan. “Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa dan tenaga pengajar kedua universitas untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional,” ungkapnya. .

Penulis: Citra Pratiwi

Editor: Khefti Al Mawalia