Universitas Airlangga Official Website

HMD Ilmu Sejarah FIB UNAIR Sukses Gelar Sleding 2026

Dokumentasi Bersama Pasca Kegiatan Sleding 2026.

Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga (FIB UNAIR), sukses menggelar rangkaian kegiatan yang bertajuk ‘Selangkah Lebih Dekat dengan Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Sejarah’ (Sleding HMD Ilmu Sejarah 2026) yang berlangsung pada Minggu-Selasa (12/4/2026-14/4/2026). Rangkaian agenda Sleding 2026 ini sukses diselenggarakan di Ruang Herodotus, Fakultas Ilmu Budaya, Kampus-B Unair dan dilanjutkan di Villa Altasa, Trawas, Mojokerto.

Dinamika Persiapan dan Esensi Identitas HMD Ilmu Sejarah

Menurut Reza, selaku ketua pelaksana, persiapan Sleding HMD 2026 dihadapkan pada tantangan penyesuaian jadwal akibat benturan dengan ujian dan kewajiban akademik panitia. Dampaknya, beberapa agenda rapat dan progres kepanitiaan terpaksa disesuaikan demi menjaga keseimbangan. Namun, koordinasi intensif tetap diutamakan demi menjaga marwah acara. “Kami berusaha tetap menjaga komunikasi yang baik sehingga perubahan tersebut tidak mengurangi kualitas pelaksanaan SLEDING HMD 2026,” ujar Reza.

Di samping kendala teknis, Reza mengatakan esensi identitas HMD Ilmu Sejarah dinilai sukses tercermin melalui sesi diskusi dan pengenalan organisasi yang interaktif. Acara ini didesain bukan sekadar formalitas program kerja, melainkan sebagai ruang komunal yang inklusif bagi seluruh anggota. “HMD Ilmu Sejarah bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan, berpikir kritis, dan menciptakan ruang yang nyaman untuk bertukar ide,” tuturnya.

Tantangan terbesar kepemimpinan dalam proyek ini bersumber dari kompleksitas koordinasi tim karena perbedaan jadwal kuliah dan kesibukan organisasi tiap panitia. Menyelaraskan ritme kerja antar divisi membutuhkan pendekatan personal yang kuat. “Sebagai ketua pelaksana, saya belajar untuk mendengarkan, membangun komunikasi yang terbuka, dan memastikan setiap kendala dapat diselesaikan bersama,” ungkap Reza.

Harapan, Kehangatan Kebersamaan, dan Awal Perjalanan Organisasi

Menatap masa depan organisasi, Reza menaruh harapan besar pada peningkatan kepedulian, keberanian berkomunikasi, dan keaktifan para anggota baru dalam menyampaikan gagasan. Soliditas ini krusial sebagai fondasi dasar bagi keberlanjutan himpunan. “Saya berharap setiap anggota mulai memiliki rasa kepedulian terhadap organisasi… Dengan begitu, HMD Ilmu Sejarah dapat menjadi organisasi yang lebih solid dan mampu berkembang bersama,” harapnya.

Momen paling berkesan dari seluruh rangkaian acara adalah antusiasme tinggi dan kebersamaan hangat yang ditunjukkan peserta selama berdiskusi dan berinteraksi. Kehangatan komunal tersebut menjadi obat lelah bagi panitia yang telah mempersiapkan acara berbulan-bulan. “Melihat mereka aktif berdiskusi, saling mengenal, berani berinteraksi… membuat saya merasa seluruh kerja keras panitia selama masa persiapan benar-benar terbayarkan,“ jelasnya dengan penuh apresiasi.

Sebagai penutup, Reza bahwa Sleding merupakan gerbang awal, bukan akhir dari dedikasi di himpunan. Seluruh anggota diimbau untuk terus berkontribusi dan merawat rasa memiliki terhadap organisasi secara kolektif. “Saya berharap seluruh anggota terus menjaga komunikasi, saling mendukung, berani berkontribusi… Karena HMD yang kuat bukan dibangun oleh satu orang, melainkan oleh seluruh anggotanya yang tumbuh dan bergerak bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor11, yaitu Sustainable Cities and Communities

Penulis: Bahrul Ulum Assiddiqi

Editor: Pudja Safana Dwi Putri