Universitas Airlangga Official Website

FTMM UNAIR Lepas RASENA, Kenalkan Mobil Hemat Energi AUREN EVO 2

AUREN EVO II resmi diperkenalkan dalam rangkaian Grand Launching AUREN dan Pelepasan Tim RASENA FTMM Universitas Airlangga menuju ajang KMHE 2026 pada 28/9/2026. (Foto: FTMM UNAIR)
AUREN EVO II resmi diperkenalkan dalam rangkaian Grand Launching AUREN dan Pelepasan Tim RASENA FTMM Universitas Airlangga menuju ajang KMHE 2026 pada 28/9/2026. (Foto: FTMM UNAIR)

UNAIR NEWS – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga menggelar Grand Launching AUREN dan Pelepasan Tim RASENA dalam menghadapi ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Multipurpose Kampus C Universitas Airlangga pada Senin (28/9/2026). Acara ini menjadi momentum pengenalan kendaraan terbaru RASENA, yakni AUREN EVO II, sekaligus bentuk dukungan FTMM kepada mahasiswa yang akan berkompetisi dalam kategori kendaraan listrik. 

Dekan FTMM UNAIR, Prof Dr Ir Retna Apsari, MSi IPM ASEAN Eng menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan Tim RASENA dalam mengembangkan kendaraan listrik meskipun harus berhadapan dengan tim-tim yang lebih berpengalaman dalam kompetisi nasional. Menurutnya, proses yang mahasiswa jalani menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman dan mental kompetitif.

“Sebenarnya nggak mudah. Sebenarnya anak-anak nggak mudah berdiri di depan para profesional yang sudah terbang gitu ya. Tapi apapun itu anak-anak tetap menunjukkan yang terbaik.” ujar Retna.

Ia mengatakan bahwa keberadaan RASENA menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa FTMM dalam mengembangkan inovasi teknologi kendaraan listrik. Dukungan fakultas terus diberikan agar mahasiswa mampu membawa hasil riset dan kreativitasnya ke tingkat yang lebih luas.

AUREN EVO II resmi diperkenalkan dalam rangkaian Grand Launching AUREN dan Pelepasan Tim RASENA FTMM Universitas Airlangga menuju ajang KMHE 2026 pada 28/9/2026. (Foto: FTMM UNAIR)

Sementara itu, Koordinator Program Studi S1 Teknik Elektro FTMM UNAIR, Dr Agus Mukhlisin, ST MT menyampaikan bahwa pengembangan AUREN EVO II dilakukan melalui evaluasi berbagai aspek. Mulai dari desain kendaraan hingga strategi pengemudi. 

“Kontes mobil hemat energi ini memang secara prinsip kalau kita berdasarkan hukum-hukum kekekalan energi yang dominan itu adalah di massa, di kendaraan,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu pembaruan penting pada kendaraan tahun ini adalah penggunaan teknologi telemetri. Teknologi ini memungkinkan tim memantau berbagai parameter kendaraan secara langsung. 

“Sekarang tahun ini kita membawa semua telemetrinya itu, sudah termonitori secara real time,” ungkap Agus.

Sementara itu, General Manager RASENA UNAIR EV Team, Jan Ivander Pinasthika, menjelaskan bahwa AUREN EVO II mengalami sejumlah pengembangan dibandingkan generasi sebelumnya. Utamanya pada sistem transmisi dan komponen pendukung kendaraan. 

“Perubahan yang krusial dari hal yang kita tahu ini berada pada transmisi, yang mana transmisi yang kemarin merupakan transmisi sepeda, sekarang merupakan transmisi yang cukup jarang dilihat,” ujar Ivan. Tim melakukan berbagai percobaan untuk meningkatkan performa kendaraan agar mampu memberikan hasil terbaik pada kompetisi mendatang. 

Dengan berbagai peningkatan teknologi, mulai dari penggunaan carbon fiber untuk mengurangi bobot kendaraan hingga sistem monitoring energi, RASENA optimistis menghadapi KMHE 2026. AUREN EVO II menjadi bukti keberlanjutan inovasi mahasiswa FTMM dalam menghadirkan kendaraan hemat energi berbasis listrik.

Penulis: Ainnur Ayu Nanda Agustin 

Editor: Khefti Al Mawalia