FIB NEWS – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) memberikan ruang-ruang tumbuh yang tidak tertulis dalam silabus, salah satunya adalah komunitas mahasiswa. Komunitas hadir bukan sebagai tempat perjumpaan semata, melainkan ruang mengekspresikan ide, mengasah potensi diri, dan wadah untuk menemukan jati diri.
Komunitas menjadi tempat mahasiswa saling berbagi semangat, berkolaborasi, dan menciptakan karya yang tidak hanya menginspirasi secara personal, tetapi juga berdampak pada lingkungan sekitar.
Menumbuhkan Kreativitas dan Kolaborasi
FIB memberikan beragam pilihan komunitas yang dapat mencerminkan semangat kebudayaan dan mengasah kreativitas mahasiswanya. Mulai dari Pakarsajen dan UKTK yang menjaga warisan tradisional melalui karawitan dan tari. Ada pula dramaturgi yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi di panggung teater seperti menulis naskah hingga menyutradarai sebuah pertunjukan seni.
“Kolaborasi antara UKTK dan Pakarsajen akan terus berlangsung guna menciptakan rasa nyaman dan diharapkan akan menumbuhkan semangat untuk terus menciptakan karya hebat lainnya,” ungkap Wiwid selaku Ketua Pakarsajen.
Tak hanya di bidang seni dan kreativitas, mahasiswa FIB juga memiliki kesempatan untuk berkembang di bidang literasi dan prestasi. Komunitas seperti LPM SITUS dan Lingkar Prestasi menjadi ruang untuk berdiskusi dan berkarya melalui puisi, cerpen, esai, maupun tulisan jurnalistik. LPM SITUS juga membekali anggotanya dengan dasar-dasar jurnalistik yang baik sesuai kaidah dan etika pers.
Di lain sisi, Lingkar Prestasi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang akademik dan kepenulisan. Melalui Lipres, mahasiswa FIB didorong untuk berprestasi, meningkatkan keterampilan, dan membangun daya saing akademik. Beberapa program rutin yang ada di komunitas ini antara lain kelas mingguan, mentoring, dan diskusi akademik.
“Ini salah satu wujud komitmen FIB memastikan akses mentoring yang setara bagi mahasiswa-mahasiswi kami,” ujar Listiyono Santoso, Wakil Dekan 1 FIB Unair.
Uniknya, komunitas-komunitas ini tidak bergerak sendiri. Banyak sekali kolaborasi yang terjalin antar–jurusan, antar–kampus, hingga antar–komunitas di luar kampus. Hal ini dapat menjadi kekuatan dan penguatan relasi yang dapat terjalin. Kolaborasi antar–jurusan dapat melibatkan beberapa jurusan dari FIB dan inilah wajah komunitas FIB: dinamis, inklusif, dan penuh warna.
Ruang Tumbuh dan Sumber Inspirasi
Lebih dari sekadar membuat sebuah karya, tetapi perjuangan dan proses dibaliknya yang ditawarkan dalam komunitas membuat mahasiswa dapat belajar memimpin, bekerja sama, mengatur waktu, dan menghadapi tantangan bersama dengan tawa dan canda.
Mahasiswa baru maupun yang ingin mengeksplorasi diri, mencari jati diri, atau sekadar ingin berkembang bersama, bergabung dalam komunitas di FIB adalah langkah awal untuk menemukan makna dan tujuan utama dalam menjalani kehidupan kampus.
Konten Komunitas Mahasiswa FIB UNAIR: Ruang Berkarya dan Menginspirasi termasuk dalam SDGs nomor empat, yaitu Pendidikan yang Berkualitas.
Penulis: Putri Andini
Editor: Arina Nida Arrusyda




