Salah satu warisan budaya Jepang yang masih hidup dan terus berkembang di masyarakat lokal maupun internasional adalah Tari Yosakoi. Tarian ini merupakan seni pertunjukan rakyat yang berasal dari Kota Kochi, menjadi simbol harmoni antara budaya, alam, dan nilai-nilai kehidupan. Lebih dari sekedar hiburan, Yosakoi menampilkan gerakan serempak dan penuh semangat mengajarkan pentingnya kerja sama dan kekompakan.
Di Indonesia sendiri, tarian Yosakoi telah diadopsi dan dikembangkan oleh sejumlah komunitas pecinta budaya Jepang. Salah satunya adalah Niseikai Yosakoi, komunitas yang dibentuk oleh Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Komunitas ini secara rutin mengadakan latihan untuk mempelajari, melestarikan, dan memperkenalkan tarian Yosakoi kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
Pada tahun 2025 ini, Niseikai Yosakoi akan kembali menunjukkan eksistensinya dengan berpartisipasi dalam ajang Yosakoi Sasaki 2025, sebuah kompetisi tari Yosakoi yang diselenggarakan oleh Sasaki Sakura. Acara ini akan dilangsungkan di Marvel City Mall, dan terbagi dalam dua kategori, yakni junior dan senior. Niseikai Yosakoi akan bertanding dalam kategori senior, membawa tema yang mendalam dan sarat makna: “The Swan Lake and The Lotus.”
Tema ini menggabungkan simbol angsa (swan) dan bunga lotus (lotus) sebagai representasi nilai-nilai penting dalam kebersamaan dan persahabatan. Angsa dikenal sebagai hewan yang terbang dalam formasi ‘V’, di mana satu sama lain saling mendukung, bergantian memimpin, dan menjaga arah dengan komunikasi yang kuat. Ini melambangkan pentingnya kerja sama tim dan solidaritas. Sementara itu, bunga lotus yang mekar indah meski tumbuh di air berlumpur, menjadi simbol ketahanan, harapan, dan kemampuan untuk berkembang meski dalam kondisi sulit.
Melalui tema ini, Niseikai Yosakoi tidak hanya ingin menampilkan tarian secara estetis, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang integritas dalam persahabatan dan semangat untuk tumbuh bersama menghadapi tantangan. Partisipasi dalam kompetisi ini juga menjadi salah satu upaya mereka untuk memperkuat branding komunitas serta mempertahankan eksistensinya, baik di lingkungan Universitas Airlangga maupun dalam jejaring budaya Jepang di Indonesia.
Dengan semangat Yosakoi yang membara, Niseikai Yosakoi bertekad untuk tidak hanya menari, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai budaya yang menginspirasi. Melalui gerakan yang penuh makna dan kerja tim yang solid, mereka akan terus berkontribusi dalam menjembatani budaya Indonesia dan Jepang, serta membawa pesan universal tentang kekuatan, harapan, dan kebersamaan.




