Universitas Airlangga Official Website

Wadek 2 FIB, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Profesionalisme

FIB NEWSFakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) kini memiliki Wakil Dekan 2 (Wadek 2) baru, yakni Dr. Listiyono Santoso S.S., M.Hum. Dr. Listiyono membawahi bidang sumber daya, keuangan, dan sistem informasi. Dalam wawancara bersama tim jurnalis FIB, ia menekankan bahwa posisi Wadek 2 merupakan support system utama untuk menunjang kinerja Bidang 1 dan Bidang 3. Menurutnya, seluruh program yang berjalan, akan diarahkan pula untuk mendukung pencapaian visi dan misi fakultas yang telah ditetapkan Dekan.

Dr. Listiyono turut mengungkap bahwa langkah pertama yang ia tempuh sebagai Wadek 2 adalah merencanakan kegiatan yang sejalan dengan target kerja, terutama dalam hal penyediaan sarana, prasarana, serta dukungan anggaran. Ia menegaskan terkait pentingnya penerapan sistem keuangan yang transparan serta jujur. Pengelolaan dana, tambahnya, dapat terlaksana secara adil dan bertanggung jawab. “Visi kami adalah mengelola sarana dan prasarana dengan transparan serta berpihak pada keadilan,” ujar Pakar Filsafat Sosial Budaya itu. 

Tantangan dalam Pengelolaan Anggaran

Meski demikian, menurut Dr. Listiyono, tantangan yang ada dalam lingkup fakultas tidak bisa dihindari. Ia mengungkapkan bahwa kondisi fakultas masih menghadapi serapan anggaran yang belum optimal. Hal ini, lanjutnya, berkaitan dengan target kinerja yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Selain itu, fase transisi dalam pengelolaan sumber daya juga menjadi ujian tersendiri. Ia menekankan perlunya menciptakan manajemen organisasi yang profesional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mengelola layanan akademik dan kemahasiswaan.

“SDM perlu di-upgrade agar dapat melayani mahasiswa dan dosen dengan lebih prima sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya. Upaya ini, menurutnya, tidak hanya melibatkan tenaga kependidikan, tetapi juga mencakup sistem pelayanan yang lebih adaptif terhadap perubahan.

Libatkan Komitmen dan Kontribusi Civitas 

Di balik tantangan tersebut, Dr. Listiyono juga menyoroti kekuatan yang sudah dimiliki FIB. Fakultas dinilai memiliki SDM yang beragam dengan kapasitas tendik yang mumpuni. Selain itu, ia menambahkan bahwa infrastruktur serta sumber daya keuangan yang tersedia menjadi modal besar untuk mengoptimalkan kinerja fakultas. “Kami sudah punya SDM yang berkualitas dan infrastruktur yang cukup memadai, tinggal bagaimana memaksimalkan potensi tersebut,” ujar Dr. Listiyono.

Sebagai penutup, ia pun menyampaikan harapannya agar seluruh civitas academica FIB dapat bersama-sama membangun komitmen demi percepatan target fakultas. Dukungan Bidang 2 akan diwujudkan melalui penyediaan sarana, prasarana, serta pengelolaan keuangan yang sesuai regulasi. “Kami berharap semua pihak bisa berkontribusi semaksimal mungkin. Proses keuangan maupun surat-menyurat harus berjalan sesuai aturan agar tujuan besar fakultas dapat tercapai,” pungkas Dr. Listiyono. 

Upaya transparansi keuangan, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi sarana dan prasarana menjadi bagian dari kontribusi fakultas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya pada poin SDGs 4, yaitu Quality Education atau Pendidikan Berkualitas. 

Penulis: Naswa Thalita Zada

Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah